Berita Geopolitik & Hubungan Internasional
Konflik kawasan, diplomasi, dan kebijakan global, dengan perhatian pada dampaknya bagi Indonesia.
40 laporan terbaru · diperbarui otomatis setiap siklus redaksi
-
Eskalasi Konflik Global: Operasi Militer di Tepi Barat dan Intensifikasi Serangan di Ukraina
Berdasarkan himpunan laporan dari berbagai media internasional pada Sabtu, 24 Oktober 2026, situasi geopolitik global mencatat eskalasi signifikan yang ditandai oleh operasi militer skala besar di Tepi Barat serta peningkatan intensitas serangan jarak jauh di Ukraina.
-
Israel Tutup Total Tepi Barat Usai Penembakan Hebron Tewaskan Dua Tentara
Pemerintah Israel memberlakukan penutupan menyeluruh atau lockdown di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki, menyusul insiden penembakan mematikan di dekat Hebron yang menewaskan dua tentara Israel pada Jumat, 23 Oktober 2026.
-
Arab Saudi Jatuhkan Hukuman Mati pada Dua Warga Bangladesh atas Tuduhan di Masjid
Pemerintah Arab Saudi menjatuhkan hukuman mati kepada dua warga negara Bangladesh setelah dituduhkan melakukan 'tindak tidak senonoh' di dalam kawasan masjid, demikian dilaporkan oleh BBC News Indonesia pada Kamis, 22 Oktober 2026, 14.50 WIB. Peristiwa hukum ini menjadi sorotan internasional di tengah dinamika keamanan kawasan yang turut memengaruhi isu perlindungan warga asing dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
-
Macron Sebut Trump dan Pemimpin Lain 'Bodoh' atas Komentar Demo Prancis
Pada Jumat, 23 Oktober 2026, Presiden Prancis Emmanuel Macron menuduh Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta sejumlah pemimpin negara lain melontarkan "komentar bodoh" terkait demonstrasi yang berlangsung di Prancis. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Paris, menanggapi kritik luar negeri yang dianggap mengintervensi urusan domestik Prancis. CNN Indonesia Internasional melaporkan secara lengkap, sementara media lain pada hari yang sama menyoroti isu geopolitik berbeda, menegaskan keragaman fokus pemberitaan internasional.
-
Donald Trump Peringatkan Kansas Bisa Bergejolak Serupa Demonstrasi di Prancis
Berdasarkan laporan CNN Indonesia Internasional yang dirilis pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, Presiden Donald Trump melontarkan peringatan keras bahwa wilayah Kansas, Amerika Serikat, berisiko mengalami kekacauan hebat layaknya gelombang demonstrasi di Prancis apabila kursi Senat Kansas jatuh ke tangan Partai Demokrat.
-
Eropa Mulai Bersikap Tegas terhadap Tiongkok dan Tantangan Reformasi di Depan Mata
Berdasarkan laporan Foreign Policy Dispatch pada Senin, 19 Oktober 2026, negara-negara utama Eropa seperti Prancis dan Jerman menunjukkan peningkatan kesiapan untuk memanfaatkan pangsa pasar demi kepentingan geopolitik, meskipun mereka masih membutuhkan reformasi mendalam untuk mempertahankan pengaruh tersebut.
-
Putin Usulkan Pertemuan Puncak dengan Trump dan Xi Jinping Terkait Ukraina Tanpa Zelensky
Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan mengusulkan pelaksanaan pertemuan puncak trilateral bersama Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping guna membahas kelanjutan konflik di Ukraina, dengan catatan menolak melibatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
-
Serangan Drone Meningkat di Sudan, 160 Tewas; Produser Palestina Berkarya di Gaza
Pada minggu pertama Oktober 2026, serangkaian serangan drone tak berawak di Sudan menewaskan setidaknya 160 orang, sementara di Gaza seorang produser musik berusia 20 tahun, Abed Eyad, terus menciptakan beat di tengah puing-puing; laporan ini diangkat oleh Al Jazeera World Affairs, UN News, dan portal musik CDM, menyoroti dampak kemanusiaan dan budaya dalam konflik yang terus memanas di wilayah tersebut.
-
Eropa Murka, Iran Kritis, Israel Dukung: Kebijakan Trump Bikin Sekutu Bergolak
Pada Senin, 19 Oktober 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melonggarkan sanksi energi terhadap Rusia dalam kesepakatan BBM yang menimbulkan gelombang protes dari tiga sekutu utama: pemimpin Eropa menolak langkah itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ingin menyeret AS ke konflik lain, dan sekaligus Trump secara terbuka mendukung Netanyahu dalam pemilihan Israel. Keputusan tersebut diumumkan lewat perintah eksekutif di Washington, sementara reaksi kritis muncul dari ibu kota Brussels, Tehran, dan media internasional pada siang hari yang sama.
-
Proposal Rahasia AS Bocor: Minta Pencairan Aset Rusia Rp5,338 Triliun, Eropa Geram
Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2026 – Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump secara mengejutkan mengajukan proposal rahasia untuk mencairkan aset kedaulatan Rusia senilai Rp5.338 triliun yang saat ini dibekukan di Eropa. Proposal yang bocor pada malam 18 Oktober memicu kemarahan Uni Eropa dan menimbulkan spekulasi bahwa pelonggaran sanksi akan memengaruhi pasar energi, terbukti dari penurunan harga minyak dunia ke US$108 per barel pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Bagaimana langkah ini dirumuskan, siapa saja yang terlibat, dan apa implikasinya bagi hubungan geopolitik serta pasar komoditas menjadi sorotan utama media.
-
Protes di Prancis Bercak Api, Penjarahan, Lebih dari 1.200 Penangkapan
Pada Minggu, 18 Oktober 2026, ribuan demonstran di Prancis menggelar aksi protes yang berujung pada pembakaran, penjarahan, dan penangkapan massal; lebih dari 1.200 orang ditahan oleh aparat keamanan. Demonstrasi ini berlangsung selama kurang lebih sebulan terakhir di seluruh wilayah metropolitan, dipicu oleh kebijakan pemerintah yang dianggap menekan. Pemerintah Prancis, dipimpin Presiden Emmanuel Macron, menanggapi dengan kecaman keras dan penegakan hukum yang intensif.
-
Prabowo Sambut Sekjen PBB Antonio Guterres di Hambalang, Bogor
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa‑Bangsa (PBB), António Guterres, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Guterres tiba pada sore hari dan langsung disambut oleh Prabowo saat turun dari kendaraan, menandai agenda diplomatik untuk memperkuat kerja sama bilateral dan peran Indonesia di forum internasional.
-
Ketegangan Geopolitik Global: AS Beri Ultimatum Iran dan Tunda Sanksi Rusia
Dinamika geopolitik global memanas menyusul serangkaian kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) yang diumumkan sepanjang akhir pekan, mencakup ultimatum terhadap Iran serta penundaan sanksi ekonomi terhadap Rusia yang menuai sorotan internasional pada Minggu, 18 Oktober 2026.
-
Sekjen PBB Antonio Guterres Tiba di Indonesia, Siap Temui Presiden Prabowo
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, untuk memulai rangkaian kunjungan penting termasuk pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto.
-
Ancaman Kelompok Houthi dan Serangan Beruntun yang Mengguncang Yaman Serta Kawasan
Berdasarkan laporan Al Jazeera World Affairs pada Sabtu, 17 Oktober 2026, kelompok Houthi melancarkan serangan signifikan yang menargetkan istana kepresidenan dan bandara di Aden, Yaman. Eskalasi ini memperkuat sorotan internasional terhadap dinamika keamanan di kawasan Laut Merah yang turut dibahas oleh Foreign Policy Dispatch dan Lowy Institute.
-
Tiga Anak Tewas dalam Penembakan di Sekolah Dasar Oregon, AS
Pada Jumat, 16 Oktober 2026, tiga anak berusia lima, delapan, dan sebelas tahun tewas akibat penembakan di sebuah sekolah dasar di Oregon, Amerika Serikat. Penembakan terjadi pada sore hari, menewaskan ketiga korban sekaligus melukai beberapa orang lain. Polisi setempat masih menyelidiki motif dan identitas pelaku, sementara otoritas pendidikan menutup sementara sekolah tersebut untuk investigasi. Insiden ini menimbulkan kecaman luas dan menambah ketegangan dalam perdebatan kebijakan senjata api di AS.
-
China Desak Israel Hentikan Pendirian Paksa Permukiman di Tepi Barat
Jumat, 16 Oktober 2026, Menteri Luar Negeri China menegaskan bahwa pertanyaan Palestina merupakan "ketidakadilan historis terbesar abad ini" dan meminta Israel menghentikan pendirian paksa permukiman di Tepi Barat, sambil menyoroti peningkatan serangan mematikan, pembongkaran, dan kekerasan di Gaza serta Tepi Barat yang dibahas dalam sidang Dewan Keamanan PBB pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pernyataan tersebut muncul bersamaan dengan komentar Menteri Luar Negeri Spanyol yang menekankan pentingnya hukum internasional dalam menanggapi konflik tersebut.
-
MUI Desak Pemerintah Jamin Keselamatan WNI Pasca Serangan Houthi di Riyadh
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah-langkah antisipatif guna menjamin keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi, menyusul insiden serangan kelompok militan Houthi yang mengincar kawasan Bandara Riyadh.
-
Trump Desak Putin dan Zelensky Akhiri Perang, Gencatan Senjata Dipertanyakan
Jakarta, Rabu 14 Oktober 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menekan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk segera mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung lebih dari empat tahun. Pernyataan Trump disampaikan pada pagi hari lewat konferensi pers di Gedung Putih, menyoroti urgensi gencatan senjata meski belum ada kesepakatan resmi. Ia menuduh kedua pemimpin tersebut belum menunjukkan itikad serius, sementara pihak internasional menunggu langkah konkret. Trump mengklaim bahwa upaya gencatan senjata yang diumumkan sebelumnya masih dipertanyakan keabsahannya, dan menekankan perlunya dialog langsung untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.
-
Eskalasi Konflik Yaman-Arab Saudi: Houthi Bombardir Riyadh, WNI Diimbau Waspada
Berdasarkan laporan harian dari berbagai media nasional pada Rabu, 14 Oktober 2026, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah mengalami eskalasi tajam setelah milisi Houthi kembali menggempur sejumlah kota di Arab Saudi menyusul serangan balasan kerajaan tersebut terhadap fasilitas energi di Sanaa, Yaman.
-
Ketegangan Timur Tengah Dorong Harga Brent Mencapai US$115 per Barel
Pada Selasa, 13 Oktober 2026, konflik di Timur Tengah memanas setelah milisi Houthi Yaman mengancam bandara‑bandara di Arab Saudi, sementara pasar minyak global mencatat potensi harga Brent menembus US$115 per barel. Laporan dari Kontan Investasi & Makro, CNN Indonesia Internasional, dan Sindonews Nasional menyoroti risiko geopolitik yang dapat memicu lonjakan harga energi, sekaligus menimbulkan kekhawatiran bagi jemaah umrah Indonesia yang berada di wilayah tersebut.
-
Konflik dan Kekeringan Dorong Darfur serta Kordofan Menuju Jurang Kelaparan
Berdasarkan laporan Al Jazeera World Affairs yang dirilis pada Selasa, 13 Oktober 2026, serta liputan mendalam dari UN News pada Senin, 12 Oktober 2026, Sudan kini menghadapi ancaman krisis kelaparan yang semakin parah akibat kombinasi perang berkepanjangan dan fenomena kekeringan ekstrem yang dipicu oleh El Niño di wilayah Greater Darfur dan Greater Kordofan.
-
Trump Desak Ukraina Ganti Presiden, Zelensky Tegaskan Rusia Penyebab Perang
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 11 Oktober 2026 menekan pemerintah Ukraina untuk mengganti presiden, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa Rusia adalah penyebab utama perang yang sedang berlangsung. Pernyataan ini dilaporkan oleh CNN Indonesia Internasional, dengan tambahan laporan terkait kebijakan Trump yang kontroversial dari Republika News dan Antara Berita Terkini & Bencana. Kedua media menyoroti reaksi keras di dalam negeri Amerika serta usulan perubahan simbolik seperti nama Samudra Atlantik. Semua pernyataan muncul dalam konteks ketegangan geopolitik yang terus memanas antara Barat, Rusia, dan Ukraina.
-
Trump Pertimbangkan Serangan Balik ke Houthi Usai 12 Tewas di Bandara Riyadh
Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sebuah serangan rudal yang diduga dilancarkan oleh kelompok Houthi menimpa Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menewaskan 12 orang dan melukai sekitar 300 orang. Serangan tersebut memaksa otoritas Saudi memperpanjang penutupan bandara hingga tak terdefinisikan. Menanggapi insiden itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan kesediaannya untuk mempertimbangkan tindakan militer balasan terhadap Houthi. Peristiwa ini terjadi dalam konteks perang yang telah berlangsung lama antara pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi, serta ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutu‑sekutunya di kawasan Teluk.
-
Trump Desak Zelensky Mundur Usai Pelonggaran Sanksi Ekspor Solar Rusia
Pada Minggu, 11 Oktober 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam kepemimpinan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan mendesak penggantiannya sebagai konsekuensi dari pembicaraan pelonggaran sanksi ekspor solar Rusia. Seruan tersebut disampaikan dalam sebuah rali politik di Tennessee dan kemudian disiarkan oleh sejumlah media internasional. Trump menilai bahwa perubahan kepemimpinan Ukraina diperlukan untuk mempercepat kesepakatan energi yang dapat mengurangi tekanan Barat terhadap Rusia, sementara Zelensky menolak tuduhan adanya ‘deal’ rahasia antara AS dan Moskow. Pernyataan ini menambah ketegangan geopolitik di tengah konflik Ukraina‑Rusia dan pasar energi global.
-
Detik-detik Penyelamatan Mojtaba dari Serangan Bom AS-Israel Terungkap di Tengah Upaya Diplomasi Konflik
Berdasarkan liputan investigasi mendalam yang dihimpun oleh GeeGit Media pada Selasa, 29 September 2026, rincian dramatis mengenai penyelamatan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dari serangan bom gabungan Amerika Serikat dan Israel yang terjadi pada Februari lalu akhirnya terungkap ke publik, berbarengan dengan dinamika perundingan diplomatik bilateral melalui mediator.
-
Korea Selatan Curiga Ranjau Korea Utara di Ledakan DMZ, Tegaskan Ketegangan Meningkat
Pada Senin, 28 September 2026, sebuah ledakan terjadi di zona demiliterisasi (DMZ) antara Korea Selatan dan Korea Utara, memicu tuduhan Seoul bahwa ranjau darat milik Pyongyang menjadi penyebabnya. Insiden ini dilaporkan oleh Al Jazeera World Affairs dan menambah ketegangan yang sudah lama tegang di semenanjung. Sementara itu, pada hari yang sama, Presiden Yoon Suk‑yeol mengadakan pertemuan dengan mantan Presiden AS Donald Trump di Majelis Umum PBB, menuntut dukungan Washington untuk melanjutkan dialog dengan Kim Jong Un. Di sela‑sela itu, PBB menggelar sidang tentang perjuangan global melawan rasisme, dan Lowy Institute menyoroti model pengelolaan sampah makanan Korea Selatan yang dianggap berhasil namun memiliki batasan. Semua peristiwa ini mencerminkan dinamika geopolitik Korea Selatan yang kompleks, mulai dari keamanan militer hingga diplomasi internasional dan kebijakan domestik.
-
Indonesia Perkuat Posisi di PBB: Iran Hadiri, West Papua Dibahas, Candidacy UNSC Diumumkan
Pada Senin, 27 September 2026, delegasi Indonesia menonjol di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-81 dengan tiga sorotan utama: Presiden Iran Masoud Pezeshkian tetap dapat menyampaikan pidato di New York meski berada di bawah sanksi AS, Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Maazat mengecam Menteri Luar Negeri Solomon Matthew Cooper Wale yang mengangkat isu West Papua, serta Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengumumkan pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Ketiga peristiwa dilaporkan oleh CNN Indonesia Internasional, Sindonews Nasional, dan Katadata Riset & Ekonomi, menandai upaya diplomatik Indonesia untuk memperkuat peran geopolitik di panggung internasional.
-
China Tekankan Pentingnya Menjaga Tatanan Pasca-Perang di Sidang Umum PBB
Pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang ditutup pada Minggu, 27 September 2026, delegasi China menyerukan perlunya melindungi tatanan pasca-perang. Dalam pidatonya, China menyoroti ancaman disintegrasi sistem internasional, sementara Kanada menuntut kemitraan multilateral yang lebih kuat, dan negara‑negara Teluk mengungkapkan dilema keamanan yang tak teratasi. Semua pernyataan ini muncul di tengah minggu diplomatik paling intensif tahun ini.
-
Menlu RI Desak Reformasi PBB agar Lebih Representatif dan Bertindak Nyata
Dalam sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung hingga Minggu, 27 September 2026, diplomasi Indonesia kembali menorehkan jejak penting ketika salam lintas agama kembali bergaung sebagai simbol persatuan di panggung global, bersamaan dengan desakan kuat agar lembaga multilateral tersebut segera bertransformasi menjadi institusi yang lebih representatif dan tanggap terhadap krisis.
-
Irlandia Tetapkan Laga UEFA Nations League vs Israel di Debrecen Tetap Dilaksanakan
Tim nasional Republik Irlandia mengonfirmasi bahwa pertandingan UEFA Nations League B3 melawan Israel yang dijadwalkan pada Minggu, 27 September 2026 di Debrecen, Hungaria akan tetap berlangsung, meskipun tekanan untuk memboikot pertandingan tersebut terus meningkat di dalam dan luar lapangan. Keputusan ini diumumkan pada Sabtu, 26 September 2026, menjelang pertandingan, dan menimbulkan perdebatan mengenai implikasi politik serta keamanan acara.
-
80 Negara Panik Krisis Energi Global, PBB Desak Selat Hormuz Dibuka
Sabtu, 26 September 2026, PBB menggelar sidang darurat setelah 80 negara mengeluarkan alarm krisis energi global yang dipicu penutupan sebagian Selat Hormuz oleh Iran dan milisi Houthi. Tekanan ini memperparah ketegangan antara Tehran dan Amerika Serikat, di mana Presiden Iran Masoud Pezeshkian menolak pertemuan dengan Presiden Donald Trump, sementara Trump menghadapi penolakan publik tertinggi menjelang pemilu sela. PBB menuntut pembukaan selat demi stabilitas pasokan minyak dunia.
-
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Pidato Netanyahu di PBB, Kemenlu Tegaskan Solidaritas Palestina
Jumat, 25 September 2026, delegasi Indonesia melakukan aksi walk out pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-81 di New York ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidatonya. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan dipicu oleh pernyataan Netanyahu yang menuding Turki tanpa dasar, yang dianggap menyinggung rakyat Palestina. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk solidaritas kepada rakyat Palestina dan penolakan terhadap retorika yang memecah belah. Aksi tersebut menyoroti posisi Indonesia dalam dinamika geopolitik Timur Tengah di panggung internasional.
-
Xi Jinping Sambut Kenegaraan Meriah di AS, Namun Tidak Semua Harapan Tercapai
Pada Jumat, 25 September 2026, Presiden Tiongkok Xi Jinping menerima sambutan kenegaraan yang meriah dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington, saat para pemimpin dunia berkumpul dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) di New York. Pertemuan ini menandai upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan bilateral, namun sejumlah permintaan Xi tidak terpenuhi, menurut laporan BBC News Indonesia. Sementara Al Jazeera World Affairs menyoroti pertemuan tersebut sebagai cermin perubahan dinamika kekuasaan global, CNN Indonesia menambahkan bahwa kebijakan Trump yang membatasi akses media, termasuk pemblokiran CNN di Gedung Putih, menimbulkan kekhawatiran tentang kebebasan pers. Pada saat yang sama, UN News menyiapkan agenda kesehatan global dengan meninjau kesiapan dunia menghadapi pandemi berikutnya, menegaskan konteks multilateral pertemuan tersebut.
-
Netanyahu Tuduh Qatar Danai Media Bohong Israel, Demonstran Tahan di PBB
Pada Jumat, 25 September 2026, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Qatar mendanai media yang menyebarkan kebohongan tentang Israel saat menyampaikan pidato di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Sementara itu, sekitar 100 demonstran, termasuk aktris Hannah Einbinder dan Susan Sarandon, ditangkap oleh polisi New York setelah memprotes pidato tersebut. Tuduhan Netanyahu, aksi protes, dan penahanan berlangsung bersamaan dalam sidang PBB yang juga dihadiri oleh pemimpin dunia seperti Perdana Menteri Barbados Mia Mottley.
-
PM Spanyol Kecam Netanyahu di PBB: Tolak Semua Agresi
Pada Kamis, 24 September 2026 pukul 19.20 WIB, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez secara tegas mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sidang Perserikatan Bangsa‑Bangsa, menuding tindakan Israel di Jalur Gaza sebagai genosida dan menolak segala bentuk agresi. Pernyataan itu disampaikan di hadapan delegasi negara‑negara anggota PBB sebagai respons atas eskalasi konflik yang terus berlangsung.
-
Presiden Iran Tolak Tekanan AS, Buka Dialog di Sidang PBB
Pada Rabu, 24 September 2026, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato berani di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, menegaskan bahwa Tehran tidak akan tunduk pada tekanan Amerika Serikat dan tetap terbuka untuk dialog. Dalam sambutan yang menyinggung konflik regional, Pezeshkian menyebut pemerintah AS sebagai “teroris”. Pidato ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan China, Rusia, serta panggilan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk memperketat tekanan pada Moskow.
-
Trump Sambut Xi Jinping di Washington, Akhiri Ketegangan Perang Dagang
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut kedatangan Presiden China Xi Jinping pada Kamis, 24 September 2026, di Washington untuk kunjungan tiga hari. Pertemuan ini menandai langkah diplomatik penting setelah tahun-tahun saling 'menyerang' lewat perang dagang. Kedua pemimpin bertemu di Gedung Putih untuk membahas stabilisasi hubungan bilateral, perdagangan, dan keamanan regional, sekaligus mengakhiri retorika konfrontatif yang sempat memuncak pada 2024‑2025. Agenda meliputi diskusi bilateral, pertemuan dengan pejabat tinggi, serta jamuan makan malam kenegaraan yang dijadwalkan pada malam pertama.
-
Kisah Xi Jinping: Dari Kehilangan Segalanya Hingga Menjadi Pemimpin Tertinggi China
BBC News Indonesia pada Rabu, 23 September 2026, 07.55 WIB menayangkan laporan mendalam tentang Xi Jinping yang pernah "kehilangan segalanya" sebelum menjadi pemimpin China paling berkuasa. Cerita tersebut mengungkap latar belakang pribadi dan perjuangan Xi di masa mudanya, sementara pada hari yang sama CNBC Indonesia Tech & Inovasi menyiarkan berita tentang pertemuan PBB antara pemimpin AI Amerika dan China. Kedua liputan menyoroti isu geopolitik, namun dengan fokus yang sangat berbeda.
-
Tegang di Sidang PBB: Delegasi Israel Walk Out Saat Erdogan Kritik Sistem Internasional
Sidang Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada Selasa, 22 September 2026, diwarnai ketegangan diplomatik setelah delegasi Israel melakukan aksi walk out di tengah pidato tajam yang disampaikan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan.