Penjelasannya
Lain kali naik pesawat, perhatikan jendelanya: semuanya melengkung atau oval, tidak pernah persegi. Itu bukan sekadar pilihan desain, melainkan pelajaran yang dibayar dengan nyawa.
Pada 1952, de Havilland Comet dari Inggris menjadi pesawat jet komersial pertama di dunia, terbang lebih tinggi dan lebih cepat dari apa pun sebelumnya. Kabinnya bertekanan agar penumpang bisa bernapas di ketinggian 35.000 kaki, tetapi jendelanya persegi. Dalam dua tahun, dua pesawat Comet pecah di udara dan jatuh ke laut tanpa korban selamat.
Penyelidik menemukan bahwa sudut tajam 90 derajat memusatkan tegangan yang sangat besar, sehingga retak lelah logam merobek badan pesawat. Membulatkan sudut menghilangkan titik tegangan itu untuk selamanya, dan menyelamatkan jutaan penerbangan sesudahnya.