Penjelasannya
Badai meruntuhkan bangunan dan gempa merobek jalan. Namun bencana alam paling mematikan justru tidak meninggalkan puing. Pada musim panas 2022 saja, panas menewaskan lebih dari 61.000 orang di Eropa, kebanyakan diam-diam di rumah sendiri.
Kuncinya fisika sederhana: suhu bola basah (wet-bulb). Tubuh membuang panas lewat keringat; saat keringat menguap, energi panas ikut terbawa dari kulit. Tetapi ketika kelembapan tinggi, penguapan berhenti. Studi laboratorium menunjukkan bahwa di sekitar 31°C bola basah, tubuh yang muda dan sehat pun tidak lagi bisa mendinginkan diri. Jantung memompa makin keras untuk mendorong darah ke kulit sampai sistem kardiovaskular kewalahan.
Panas jarang membunuh dalam satu pukulan. Ia membebani jantung perlahan, terutama pada lansia dan orang sakit, dan kelembapan memperburuknya.