Penjelasannya
Setiap detik, ribuan sungai air tawar menuangkan jutaan liter air ke laut. Lalu kenapa laut asin, sementara sungai tidak? Ironisnya, sungai justru penyebab laut menjadi asin.
Air hujan menyerap karbon dioksida dari udara sehingga sedikit asam. Saat jatuh ke darat, air itu perlahan melapukkan batuan dan melarutkan mineral, termasuk natrium dan klorida, yang lalu dibawa sungai ke laut. Air sungai terasa tawar hanya karena kadar mineralnya sangat kecil, kurang dari seperseratus persen.
Begitu sampai di laut, matahari menguapkan air murni kembali menjadi awan dan meninggalkan garamnya. Setelah hampir empat miliar tahun "penyulingan" oleh matahari, lautan menjadi bank garam terbesar di planet ini.