Penjelasannya
Pada November 1963, India meluncurkan roket pertamanya, tetapi roket itu buatan Amerika. Sembilan bulan kemudian, Indonesia meluncurkan Kartika I dari Pameungpeuk di pesisir selatan Jawa.
Kartika I dibuat di dalam negeri oleh angkatan udara, insinyur ITB, dan Pindad. India baru menerbangkan roket rancangannya sendiri pada 1967.
Lalu apa yang terjadi sesudahnya? India mendirikan ISRO pada 1969 dan terus membiayainya dekade demi dekade, melewati setiap kegagalan. Kini anggaran tahunannya sekitar 1,5 miliar dolar, dan India sudah mencapai Mars dan Bulan. Lembaga antariksa Indonesia, LAPAN, juga lahir pada 1963 dan sejak 2021 menjadi bagian dari BRIN. Pelajarannya bukan siapa yang mulai lebih dulu, melainkan siapa yang terus berjalan.