Penjelasannya
Pada 23 Agustus 2023, wahana pendarat Vikram milik India mendarat lebih dekat ke kutub selatan Bulan daripada pendarat mana pun sebelumnya. Empat hari sebelumnya, Luna-25 milik Rusia jatuh saat mencoba mencapai wilayah yang sama.
Kenapa ke sana? Di kutub, Matahari hanya menyapu cakrawala, sehingga sebagian kawah dalam tidak pernah terkena sinar. Dasarnya tetap di bawah -230°C, cukup dingin untuk menyimpan es air selama miliaran tahun. Pada 2009, instrumen di wahana Bulan pertama India, Chandrayaan-1, ikut membantu mendeteksi air di permukaan Bulan.
Es berarti air minum, oksigen untuk bernapas, serta hidrogen dan oksigen untuk bahan bakar roket. Siapa yang bisa memanfaatkannya bisa mengisi bahan bakar di Bulan alih-alih mengangkut semuanya dari Bumi. India sampai di sana lebih dulu, dengan biaya sekitar 75 juta dolar.