Penjelasannya
Waktu umur delapan tahun, libur sekolah terasa tak berujung. Sekarang, setahun lewat seperti sekejap. Kenapa waktu terasa makin cepat seiring bertambahnya usia?
Pertama, matematikanya. Bagi anak lima tahun, satu tahun adalah 20 persen dari seluruh hidupnya. Bagi orang berusia lima puluh tahun, tahun yang sama hanya 2 persen. Secara proporsi, rasanya sepuluh kali lebih singkat.
Kedua, otak. Pikiran mengukur waktu dari banyaknya kenangan baru yang tercipta. Masa kecil penuh hal pertama: sepeda pertama, sekolah pertama, laut pertama. Masa dewasa didominasi rutinitas. Ketika hidup mudah ditebak, otak memampatkan rekamannya. Mau waktu terasa lebih lambat? Pecahkan rutinitas dan coba hal baru.