Penjelasannya
Pasar keuangan dijalankan analis cerdas bergelar matematika tinggi, tetapi kejatuhan pasar terjadi dengan kepanikan ala kawanan hewan. Kenapa ribuan investor rasional berlari ke pintu keluar pada detik yang sama?
Ekonom menyebutnya information cascade: ketika kamu mengira orang lain tahu sesuatu yang tidak kamu ketahui. Kalau dana-dana besar mendadak menjual, langkah "rasional" bukan menganalisis data, melainkan ikut kawanan.
Kedua, matematika likuiditas yang kejam. Saat rush bank atau pasar jatuh, uang tunai tidak pernah cukup untuk semua. Sepuluh persen pertama yang keluar mendapat seratus persen uangnya; orang terakhir mendapat nol. Ketika semua orang mencoba pintar, tidak ada yang selamat. Dalam keuangan, panik lebih dulu bukan tidak rasional, melainkan membela diri.