Penjelasannya
Kalau kemiskinan sekadar kekurangan uang, kenapa pemerintah tidak mencetak uang sebanyak-banyaknya supaya semua orang kaya? Karena uang kertas bukan kekayaan. Uang hanyalah "karcis klaim" atas barang dan jasa yang nyata.
Jika jumlah uang yang beredar digandakan tanpa tambahan sebutir beras pun, tidak ada yang baru tercipta. Sekarang dua kali lebih banyak kertas mengejar jumlah makanan yang sama, sehingga harga ikut berlipat dua.
Saat aturan ini diabaikan, bencana menyusul. Di Jerman 1923, sepotong roti seharga 200 miliar mark. Di Zimbabwe 2008, uang kertas 100 triliun dolar tidak cukup untuk tiket bus karena harga berlipat dua setiap 24 jam. Mencetak uang tidak menciptakan kekayaan; ia hanya menghancurkan nilai uang yang sudah kamu kerjakan.