GeeGit GeeGitDATA
🕌 Kalkulasi Astronomis Kemenag Harian / Astronomis

Jadwal Salat & Posisi Matahari Kota-Kota Indonesia

Jadwal waktu salat astronomis 15 kota besar Indonesia berstandar Kementerian Agama RI.

Penerbit / Otoritas

Dihitung Mandiri GeeGit Media (Standar Kemenag RI)

Frekuensi Update

Harian / Astronomis

Stempel Waktu / Rujukan

05 November 2026 (Hari Ini)

Total Baris / Rekor

15 Baris

Jadwal waktu salat di halaman ini dihitung sendiri oleh GeeGit dari posisi matahari, dengan parameter yang dipakai Kementerian Agama RI.

Karena dihitung dari rumus astronomi, jadwal tersedia untuk tanggal mana pun tanpa bergantung pada layanan pihak ketiga.

Cara membaca tabel

Waktu tertera dalam zona waktu masing-masing kota (WIB, WITA, atau WIT) dan sudah termasuk ihtiyat (pengaman) 2 menit. Imsak adalah 10 menit sebelum Subuh.

Tabel Data Rujukan

(15 entri)
Kota / Daerah Zona Waktu Imsak Subuh Terbit Dhuha Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Jakarta (DKI Jakarta) WIB 03:56 04:06 05:25 05:50 11:38 14:56 17:48 19:00
Surabaya (Jawa Timur) WIB 03:31 03:41 05:00 05:25 11:14 14:31 17:26 18:38
Medan (Sumatera Utara) WIB 04:41 04:51 06:09 06:33 12:10 15:32 18:10 19:21
Bandung (Jawa Barat) WIB 03:52 04:02 05:21 05:46 11:35 14:52 17:46 18:58
Semarang (Jawa Tengah) WIB 03:41 03:51 05:10 05:34 11:23 14:41 17:35 18:47
Yogyakarta (DI Yogyakarta) WIB 03:40 03:50 05:09 05:34 11:24 14:40 17:36 18:49
Banda Aceh (Aceh) WIB 04:57 05:07 06:25 06:49 12:24 15:45 18:21 19:32
Palembang (Sumatera Selatan) WIB 04:09 04:19 05:37 06:01 11:46 15:06 17:53 19:04
Denpasar (Bali) WITA 04:19 04:29 05:49 06:13 12:04 15:20 18:18 19:30
Makassar (Sulawesi Selatan) WITA 04:08 04:18 05:36 06:00 11:47 15:06 17:57 19:09
Balikpapan (Kalimantan Timur) WITA 04:23 04:33 05:51 06:15 11:58 15:18 18:03 19:14
Banjarmasin (Kalimantan Selatan) WITA 04:29 04:39 05:58 06:22 12:07 15:26 18:14 19:26
Manado (Sulawesi Utara) WITA 03:54 04:04 05:22 05:46 11:26 14:47 17:28 18:39
Jayapura (Papua) WIT 03:46 03:56 05:14 05:38 11:22 14:42 17:29 18:40
Ambon (Maluku) WIT 04:35 04:45 06:03 06:27 12:12 15:32 18:20 19:32

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa bisa berbeda satu-dua menit dari jadwal masjid setempat?

Perbedaan pembulatan, ketinggian lokasi, dan titik koordinat kota bisa menggeser hasil hitungan. Untuk ibadah, ikuti jadwal yang ditetapkan masjid atau Kementerian Agama setempat.

Parameter apa yang dipakai?

Subuh saat matahari 20 derajat di bawah ufuk dan Isya saat 18 derajat di bawah ufuk, ditambah ihtiyat 2 menit, mengikuti praktik Kementerian Agama RI.

Metodologi, Landasan Regulasi & Prinsip Integritas

Standar Astronomis Jean Meeus: Koordinat matahari dihitung menggunakan formula posisi matahari astronomis Jean Meeus (bujur ekliptika, deklinasi, dan perataan waktu/Equation of Time) tanpa bergantung pada API pihak ketiga.

Ketentuan Kementerian Agama RI (Kemenag):

  • Subuh: Ketinggian matahari −20° di bawah ufuk timur.
  • Terbit: Piringan atas matahari menyentuh ufuk (−0.8333° pembiasan atmosfer).
  • Dhuha: Ketinggian matahari mencapai +4.5° di atas ufuk.
  • Dzuhur: Melewati garis meridian lokal (solar transit/zawal) + 2 menit ihtiyat.
  • Ashar: Panjang bayangan benda sama dengan panjang bendanya sendiri (faktor S = 1, Mazhab Syafi'i) + 2 menit ihtiyat.
  • Maghrib: Terbenamnya seluruh piringan matahari (−0.8333°) + 2 menit ihtiyat.
  • Isya: Ketinggian matahari −18° di bawah ufuk barat + 2 menit ihtiyat.
  • Imsak: Ditetapkan 10 menit sebelum waktu Subuh sebagai batas kehati-hatian sahur.
Lisensi Penggunaan: Kalkulasi Astronomis Terbuka GeeGit Media

GET /api/data/jadwal-salat

Endpoint REST JSON terbuka dengan header CORS dan waktu singgahan optimal.

Uji Endpoint Langsung ↗
# Ambil data via cURL
curl -s "https://geegit.id/api/data/jadwal-salat" | jq .

Dataset Lainnya di Katalog