Danantara Masuk Pasar Saham Saat IHSG Volatile di Tengah Ujian MSCI
Pasar modal Indonesia diguncang gelombang koreksi tajam menyusul langkah MSCI yang membuka konsultasi perubahan klasifikasi pasar RI, memicu volatilitas tinggi dan aksi beli bertahap oleh Danantara pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Berdasarkan laporan Kontan Investasi & Makro yang dirilis pada Sabtu, 24 Oktober 2026, 11.00 WIB, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai mengambil langkah taktis dengan membeli saham secara bertahap. Masuknya Danantara ke pasar saham ini terjadi di tengah fase koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergejolak akibat sentimen eksternal. Sementara itu, liputan mendalam dari Katadata Riset & Ekonomi pada Jumat, 23 Oktober 2026, 22.21 WIB, menyoroti situasi krisis di lantai bursa yang diibaratkan sebagai 'kebakaran' pasar modal. Kala reformasi bursa diuji oleh kebijakan MSCI tersebut, dalam hitungan menit ratusan triliun rupiah nilai pasar saham Indonesia menguap. Tekanan jual yang masif bahkan membuat IHSG sempat anjlok lebih dari 11%, memaksa otoritas bursa menghentikan sementara perdagangan demi meredam kepanikan investor. Di tengah ketidakpastian pasar domestik dan gejolak nilai tukar, data telemetri resmi pasar keuangan mencatat posisi nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah berada di level 18.107,8 per USD dengan pergerakan perubahan sebesar 0,18 persen. Kondisi makroekonomi ini turut menjadi latar belakang krusial bagi para pelaku pasar dalam mencermati sektor-sektor potensial yang tangguh menghadapi guncangan.
Dampak bagi pembaca
Volatilitas ekstrem dan kejatuhan nilai pasar hingga lebih dari 11% berdampak langsung pada kepercayaan investor ritel maupun institusional di pasar modal Indonesia. Langkah intervensi bertahap oleh Danantara diharapkan mampu memberikan bantalan likuiditas dan memulihkan stabilitas bursa. Investor diimbau untuk tetap tenang, melakukan diversifikasi portofolio secara bijak, serta mencermati fundamental emiten di sektor-sektor defensif sambil memantau perkembangan lanjutan dari konsultasi indeks MSCI.
Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Kontan Investasi & Makro, Katadata Riset & Ekonomi)