KPK Geledah Rumah Kontraktor Adi Sumarta di Bengkulu, Sita Dua Koper Dokumen
Pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 04.00 WIB, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman kontraktor Adi Sumarta, Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, serta menyita dua koper berisi dokumen terkait dugaan korupsi; aksi ini dilaporkan oleh Republika News dan Antara Berita Terkini & Bencana.
Berdasarkan laporan Republika News, penggeledahan berlangsung pada Minggu malam dan diumumkan pada Senin, 14 September 2026, pukul 04.00 WIB. Sementara Antara Berita Terkini & Bencana menuliskan bahwa aksi KPK dimulai pada pukul 03.53 WIB pada hari yang sama. Kedua media menegaskan bahwa tujuan penyelidikan adalah memeriksa keterlibatan Adi Sumarta, seorang kontraktor yang diketahui memiliki proyek-proyek pemerintah di wilayah Sumatera Selatan dan Bengkulu. Republika menambahkan bahwa dua koper yang disita berisi dokumen-dokumen yang diduga menjadi bukti aliran dana tidak wajar, sedangkan Antara hanya menyebutkan adanya pemeriksaan terhadap kontraktor tersebut tanpa merinci isi koper. Tidak ada data telemetri resmi yang dapat mengonfirmasi detail teknis penggeledahan, namun konsistensi lokasi, waktu, dan objek yang dilaporkan memperkuat keabsahan informasi. KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hasil sementara penyitaan, namun menegaskan bahwa proses hukum akan terus berlanjut sesuai prosedur yang berlaku. Pihak kepolisian setempat mendampingi tim KPK untuk memastikan keamanan proses penggeledahan.
Dampak bagi pembaca
Penggeledahan ini menimbulkan sorotan publik terhadap transparansi proyek konstruksi pemerintah di Bengkulu, terutama mengingat peran KPK dalam memberantas korupsi. Masyarakat dan pelaku industri diharapkan meningkatkan kepatuhan administrasi dan akuntabilitas keuangan. Pemerintah daerah menyatakan akan memperkuat pengawasan terhadap kontraktor yang terlibat dalam proyek publik, sementara KPK berjanji mempercepat proses penyidikan guna mencegah potensi kerugian negara.
Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Republika News, Antara Berita Terkini & Bencana)