PM Malaysia Anwar Ibrahim Tolak Cap Pakistan Sponsor Terorisme di Depan Jurnalis India
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim secara tegas menolak menyebut Pakistan sebagai negara sponsor terorisme dalam wawancara eksklusif bersama jurnalis NDTV, Vishnu Som, di New Delhi, pada Minggu, 13 September 2026, pukul 10.51 WIB.
Berdasarkan laporan eksklusif Republika News, dinamika wawancara tersebut turut menyoroti sikap geopolitik regional ketika PM Anwar Ibrahim secara terbuka mengutuk tindakan Israel terhadap Hamas di Jalur Gaza, Palestina. Di sisi lain, desakan dari jurnalis India Vishnu Som untuk melabeli Pakistan terkait isu terorisme tidak membuahkan hasil, mengingat PM Anwar memilih untuk mempertahankan pendekatan diplomatik yang berimbang dan tidak memihak provokasi penamaan sepihak. Liputan mendalam ini menunjukkan kompleksitas diplomasi luar negeri Malaysia di bawah kepemimpinan Anwar Ibrahim, yang kerap mengambil posisi vokal terhadap isu kemanusiaan global seperti konflik Gaza, namun tetap berhati-hati dalam menjaga stabilitas hubungan bilateral dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Selatan.
Dampak bagi pembaca
Sikap tegas namun terukur yang ditunjukkan oleh PM Anwar Ibrahim berpotensi memengaruhi konstelasi hubungan diplomatik antara Malaysia, India, dan Pakistan. Bagi dunia internasional dan para pengamat geopolitik, langkah ini mencerminkan independensi politik luar negeri Malaysia dalam menavigasi tekanan media asing, sekaligus mempertahankan peran mediasi dan netralitas di tengah ketegangan regional Asia Selatan dan Timur Tengah.
Buka sumber asal: Republika News