GeeGitMEDIA
Wacana Ambang Batas Parlemen Baru Picu Perdebatan Sengit Antarpartai
politik

Wacana Ambang Batas Parlemen Baru Picu Perdebatan Sengit Antarpartai

20 Sep 2026 • 19:20 WIB · Redaktur Desk Politik

Berdasarkan laporan CNN Indonesia Nasional & Politik serta liputan Sindonews Nasional pada Minggu, 20 September 2026, wacana perubahan *parliamentary threshold* atau ambang batas parlemen memicu perdebatan luas di kalangan politisi dan pengamat.

Usulan Surya Paloh7 Persen
Wacana Ambang Batas5 Persen
Redaksi BertugasRedaktur Desk Politik

Liputan CNN Indonesia mencatat bahwa Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengusulkan ambang batas parlemen dinaikkan hingga 7 persen demi membangun sistem kepartaian yang lebih selektif serta mewujudkan demokrasi yang lebih efektif. Surya Paloh bahkan menyatakan bahwa Partai NasDem siap menghadapi risiko tidak lolos ke Senayan jika usulan tersebut diterapkan. Sementara itu, liputan Sindonews menyoroti kekhawatiran yang muncul akibat wacana ambang batas 5 persen. Pengamat politik Hendri Satrio menilai bahwa pembahasan mengenai ambang batas parlemen tidak boleh hanya berfokus pada besar kecilnya angka persentase. Sebagai solusi alternatif, Hendri Satrio mengusulkan agar suara dari partai-partai politik yang tidak lolos ambang batas dapat digabungkan atau diakomodasi agar suara pemilih tidak terbuang sia-sia.

Dampak bagi pembaca

Perubahan aturan ambang batas parlemen memiliki implikasi besar terhadap konstelasi politik nasional dan masa depan partai-partai menengah maupun kecil. Langkah mitigasi yang perlu ditempuh oleh para pembuat kebijakan adalah membuka ruang dialog yang inklusif agar reformasi sistem pemilu dapat memperkuat representasi rakyat tanpa mencederai prinsip demokrasi proporsional.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (CNN Indonesia Nasional & Politik, Sindonews Nasional)