GeeGitMEDIA
Saranacentral Bajatama (BAJA) Terbitkan 900 Juta Saham Lewat Rights Issue Seharga Rp 500
finansial

Saranacentral Bajatama (BAJA) Terbitkan 900 Juta Saham Lewat Rights Issue Seharga Rp 500

18 Sep 2026 • 18:00 WIB · Redaktur Desk Finansial

PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) secara resmi mengumumkan rencana aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak 900 juta saham baru pada harga pelaksanaan Rp 500 per lembar, berdasarkan laporan yang dirilis pada Jumat, 18 September 2026.

Jumlah Saham Baru BAJA900 Juta Saham
Harga Rights Issue BAJARp 500
Redaksi BertugasRedaktur Desk Finansial

Berdasarkan liputan Kontan Investasi & Makro pada Jumat, 18 September 2026, 14.57 WIB, Saranacentral Bajatama (BAJA) mengambil langkah strategis dengan menerbitkan 900 juta saham baru. Setiap saham baru tersebut dipatok pada harga Rp 500 guna memperkuat struktur permodalan perusahaan. Sementara itu, dalam konteks pasar modal yang lebih luas, liputan Katadata Riset & Ekonomi pada hari yang sama pukul 14.08 WIB menyoroti perkembangan bursa di mana Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru Danantara, sebagai entitas negara, yang menyatakan minat untuk membeli saham bursa melalui skema rights issue pascademutualisasi.

Dampak bagi pembaca

Aksi korporasi rights issue yang dilakukan oleh PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) dengan menerbitkan 900 juta saham seharga Rp 500 memberikan dampak langsung terhadap likuiditas serta struktur modal emiten di sektor baja ini. Bagi para pemegang saham eksisting, langkah ini memerlukan kehati-hatian dalam memperhitungkan potensi dilusi kepemilikan apabila tidak melaksanakan hak HMETD mereka. Di sisi lain, dinamika pasar modal nasional secara keseluruhan juga tengah diwarnai oleh keikutsertaan entitas negara seperti Danantara dalam skema rights issue pascademutualisasi BEI, yang menunjukkan tingginya keterlibatan strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem finansial domestik.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Kontan Investasi & Makro, Katadata Riset & Ekonomi)