Asing Jual Saham Big Four Rp 2,5 Triliun, IHSG Tertekan Jelang Awal Pekan
Berdasarkan himpunan data dari berbagai media ekonomi terkemuka, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 2,5 triliun pada saham-saham perbankan besar (Big Four) yakni BMRI, BBRI, BBCA, dan BBNI dalam sepekan perdagangan yang berakhir pada Jumat, 25 September 2026.
Liputan dari Katadata Riset & Ekonomi pada Minggu, 27 September 2026, melaporkan bahwa tekanan jual investor asing ini menjadi bagian dari tren pelemahan yang lebih luas, di mana secara year to year (yoy) investor asing bahkan telah mencatatkan aksi jual bersih hingga Rp 76,95 triliun di seluruh pasar (all market). Dinamika pasar modal ini turut dikonfirmasi oleh laporan Republika News yang dirilis pada hari yang sama, mencatat bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta nilai kapitalisasi pasar modal secara keseluruhan mengalami koreksi sebesar 3 persen sepanjang periode 21 hingga 25 September 2026 di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Menanggapi pergerakan pasar tersebut, analisis lanjutan dari Sindonews Ekonomi & Bisnis pada Minggu, 27 September 2026, memproyeksikan bahwa IHSG pada perdagangan awal pekan, Senin, 28 September 2026, masih akan menghadapi tekanan lanjutan. Ruang konsolidasi dan koreksi dinilai masih terbuka lebar, salah satunya turut dipengaruhi oleh sentimen kebijakan batas harga saham Rp1 yang membayangi sentimen pelaku pasar di awal pekan.
Dampak bagi pembaca
Aksi jual bersih investor asing pada saham-saham berkapitalisasi besar seperti perbankan Himbara dan swasta utama memberikan tekanan psikologis yang signifikan bagi investor ritel di lantai bursa. Kondisi ini menuntut para pelaku pasar untuk menerapkan manajemen risiko yang ketat, memperkuat diversifikasi portofolio, serta mencermati fundamental emiten secara cermat guna menghadapi volatilitas tinggi di awal pekan.
Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Sindonews Ekonomi & Bisnis, Republika News, Katadata Riset & Ekonomi)