GeeGitMEDIA
IHSG Anjlok 3,64 Persen, Tujuh Emiten Besar Siapkan Aksi Pembelian Kembali Saham
finansial

IHSG Anjlok 3,64 Persen, Tujuh Emiten Besar Siapkan Aksi Pembelian Kembali Saham

20 Okt 2026 • 07:10 WIB · Redaktur Desk Finansial

Berdasarkan laporan Kontan Investasi & Makro yang dirilis pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 06.07 WIB, pasar modal Indonesia diguncang pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok sebesar 3,64%. Di tengah kondisi pasar yang loyo ini, sebanyak tujuh emiten terkemuka—termasuk BREN, BBCA, CUAN, BRPT, DSSA, dan TPIA—secara kompak menyiapkan langkah strategis berupa pembelian kembali (buyback) saham, memicu pertanyaan besar bagi para investor mengenai kelayakan belinya.

Penurunan IHSG3,64%
Jumlah Emiten Buyback7 Emiten
Redaksi BertugasRedaktur Desk Finansial

Pelemahan tajam yang dialami IHSG turut menarik perhatian berbagai institusi keuangan besar dan badan pengelola investasi. Berdasarkan liputan CNBC Indonesia Market pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 06.16 WIB, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melihat momentum kejatuhan harga ini sebagai peluang emas untuk investasi jangka panjang, dengan fokus utama menyasar saham-saham berfundamental kuat. Sentimen positif tersebut diperkuat oleh laporan CNN Indonesia Ekonomi pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 19.35 WIB. Dalam laporannya, BPI Danantara Indonesia secara resmi menyatakan rencana untuk menambah kepemilikan saham emiten di pasar modal domestik. Aksi korporasi buyback oleh ketujuh emiten besar ini dinilai sebagai langkah krusial untuk meredam kepanikan pasar sekaligus menjaga stabilitas harga saham di tengah tekanan makroekonomi global dan domestik yang memicu pelemahan indeks.

Dampak bagi pembaca

Anjloknya IHSG dan maraknya aksi buyback memberikan sinyal penting bagi investor ritel maupun institusional untuk bersikap waspada namun tetap rasional. Implikasi utamanya adalah potensi volatilitas harga jangka pendek yang tinggi, namun di sisi lain membuka peluang akumulasi pada saham-saham berfundamental solid dengan valuasi yang lebih terjangkau. Langkah mitigasi yang dapat diambil pelaku pasar adalah melakukan analisis fundamental secara mendalam, tidak terburu-buru mengambil keputusan berdasarkan kepanikan, serta mencermati kapasitas anggaran dan periode buyback yang ditetapkan oleh masing-masing emiten.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (CNBC Indonesia Market, Kontan Investasi & Makro, CNN Indonesia Ekonomi)