GeeGitMEDIA
FinFest 2026 Pacu Inklusi Keuangan, Bank Jakarta Borong Dua Penghargaan
finansial

FinFest 2026 Pacu Inklusi Keuangan, Bank Jakarta Borong Dua Penghargaan

25 Okt 2026 • 09:10 WIB · Redaktur Desk Finansial

Ajang festival keuangan FinFest 2026 yang berlangsung di Blok M Square berhasil menarik antusiasme tinggi dari masyarakat luas, dengan catatan kunjungan mendekati 7.500 orang serta mendorong perluasan inklusi perbankan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Jumlah Pengunjung FinFest 2026Hampir 7.500 orang
Pembukaan Rekening BaruLebih dari 1.000 akun
Penghargaan Bank Jakarta2 Penghargaan
Redaksi BertugasRedaktur Desk Finansial

Berdasarkan laporan dari Sindonews Ekonomi & Bisnis pada Sabtu, 24 Oktober 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa perhelatan FinFest 2026 sukses memicu peningkatan inklusi keuangan yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pengunjung yang hampir menembus angka 7.500 serta realisasi pembukaan rekening baru yang melampaui 1.000 akun selama acara berlangsung. Sementara itu, liputan dari Republika News pada Minggu, 25 Oktober 2026, menyoroti langkah konkret Bank Jakarta dalam memperluas akses layanan perbankan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta generasi muda. Perluasan akses ini dioptimalkan melalui integrasi teknologi digital serta penguatan program edukasi keuangan secara berkelanjutan. Keberhasilan dalam memperluas literasi dan layanan tersebut turut mengantarkan Bank Jakarta memborong dua penghargaan bergengsi dalam ajang ini. Di sisi lain, perkembangan sektor keuangan nasional juga diwarnai oleh kolaborasi strategis antarlembaga. Berdasarkan publikasi Kontan Keuangan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, PT Jannah Firdaus bekerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk memperluas akses informasi serta mempermudah masyarakat dalam merencanakan ibadah haji melalui program khusus.

Dampak bagi pembaca

Penyelenggaraan FinFest 2026 dan berbagai inisiatif perluasan akses perbankan memberikan dampak positif terhadap percepatan literasi serta inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM dan generasi muda. Langkah digitalisasi dan edukasi yang masif ini membantu masyarakat mengelola keuangan secara lebih mandiri sekaligus memitigasi risiko investasi ilegal. Ke depan, perbankan dan lembaga keuangan didorong untuk terus konsisten menghadirkan inovasi layanan yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Republika News, Sindonews Ekonomi & Bisnis, Kontan Keuangan)