IHSG Anjlok Nyaris 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Terkoreksi
Berdasarkan laporan harian dari berbagai media ekonomi nasional pada Selasa, 27 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan di zona merah akibat tingginya tekanan jual di pasar keuangan.
Berdasarkan liputan Kontan Investasi & Makro, IHSG pada akhir perdagangan Selasa (27/10/2026) ditutup melemah 106,96 poin atau 1,99% ke level 5.266,13. Senada dengan laporan tersebut, Sindonews Ekonomi & Bisnis mencatat penurunan sebesar 106 poin atau 1,99% ke level 5.266, sementara Detik Finance dan CNBC Indonesia Market sama-sama mengonfirmasi penutupan indeks di level 5.266 dengan koreksi 1,99%. Dalam laporan rinci CNN Indonesia Ekonomi, tekanan jual yang masif membuat sebanyak 611 saham terkoreksi, sedangkan hanya 100 saham yang berhasil menguat dan 82 saham stagnan. Aktivitas transaksi di lantai bursa terpantau tinggi dengan nilai mencapai Rp17,57 triliun menurut catatan Detik Finance, sementara CNBC Indonesia Market mencatat nilai transaksi berada di kisaran Rp16,23 triliun. Sejumlah saham unggulan seperti DEWA, MBMA, dan WIFI turut tertekan dan masuk dalam jajaran top losers kelompok LQ45. Kondisi pasar domestik ini juga beririsan dengan pergerakan nilai tukar di pasar keuangan. Berdasarkan data telemetri resmi TwelveData untuk pasangan USD/IDR, nilai tukar Dolar AS tercatat berada di level Rp18.162,60 dengan kenaikan perubahan sebesar 0,3%, merefleksikan tekanan eksternal dan domestik yang tengah dihadapi pasar keuangan Indonesia pada perdagangan hari ini.
Dampak bagi pembaca
Pelemahan tajam IHSG dan depresiasi nilai tukar rupiah berimplikasi langsung pada penurunan nilai portofolio investor serta meningkatnya biaya impor bagi sektor industri. Pelaku pasar dan investor diimbau untuk tetap tenang, melakukan diversifikasi aset, serta mencermati fundamental emiten secara seksama guna memitigasi risiko volatilitas pasar yang tinggi.
Buka sumber asal: Kompilasi 5 Media (CNN Indonesia Ekonomi, Detik Finance, Sindonews Ekonomi & Bisnis)