Zulkifli Hasan Guyon Tak Nyapres, Bahlil dan Muhaimin Masih Bimbang
Pada Jumat malam, 18 September 2026, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) melontarkan guyonan politik di acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke‑28 PAN yang digelar di JICC, Senayan, Jakarta. Dalam candaan itu, ia menyatakan bahwa dirinya dan Ketua Umum Golkar Bahlil tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden, sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar masih “mikir‑mikir”. Guion tersebut disampaikan saat Zulhas menyapa para ketua umum partai politik yang hadir, menanggapi beban jabatan presiden yang “berat”.
Menurut laporan CNN Indonesia (Sabtu, 19 September 2026, 00.30 WIB), Zulhas berkelakar tentang beban menjadi presiden di depan Prabowo Subianto, menekankan bahwa “Biar Prabowo saja”. Sindonews (Jumat, 18 September 2026, 23.55 WIB) menambahkan konteks lengkap: guyonan itu muncul saat Zulhas menyapa deretan ketua umum partai politik dalam rangka HUT ke‑28 PAN di JICC, Senayan. Kedua media menegaskan inti yang sama, yakni penolakan Zulhas dan Bahlil untuk maju sebagai calon presiden, serta ketidakpastian Muhaimin. Perbedaan utama terletak pada penekanan: CNN menyoroti beban jabatan, sementara Sindonews menekankan suasana acara dan penggunaan panggilan akrab “Zulhas”. Tidak ada data telemetri resmi yang relevan untuk mengonfirmasi pernyataan tersebut.
Dampak bagi pembaca
Meskipun bersifat guyonan, pernyataan Zulhas dapat memengaruhi persepsi publik tentang kesiapan partai-partai utama menjelang pemilihan presiden 2029. Penolakan eksplisit Bahlil menegaskan posisi Golkar yang belum menentukan calon, sementara keraguan Muhaimin memberi sinyal adanya negosiasi internal di PKB. Guion ini juga mencerminkan dinamika koalisi yang masih fluid, berpotensi memicu diskusi lebih lanjut di antara partai‑partai koalisi pemerintahan. Bagi pemilih, candaan ini menambah bahan pertimbangan dalam menilai kepemimpinan dan strategi politik masing‑masing partai.
Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (CNN Indonesia Nasional & Politik, Sindonews Nasional)