GeeGitMEDIA
Setahun Pasca-Kebakaran Pasar Taman Puring, Pedagang Tagih Janji Revitalisasi
bencana

Setahun Pasca-Kebakaran Pasar Taman Puring, Pedagang Tagih Janji Revitalisasi

16 Sep 2026 • 11:20 WIB · Redaktur Desk Bencana

Tepat setahun setelah peristiwa kebakaran yang melanda Pasar Taman Puring pada 28 Juli 2025, para pedagang menagih janji Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera merevitalisasi kawasan pasar tersebut agar aktivitas perdagangan dapat pulih secara normal.

Waktu Kejadian Kebakaran28 Juli 2025
Waktu PelaporanRabu, 16 September 2026
Redaksi BertugasRedaktur Desk Bencana

Berdasarkan laporan eksklusif dari Katadata Riset & Ekonomi yang dirilis pada Rabu, 16 September 2026, para pedagang di Pasar Taman Puring kembali menyuarakan tuntutan mereka kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka mendesak agar realisasi pembangunan ulang atau revitalisasi pasar dapat segera dilaksanakan menyusul terhentinya kegiatan jual beli secara normal pascakebakaran besar yang terjadi setahun lalu. Sementara itu, dalam catatan liputan terpisah yang dihimpun dari Antara Berita Terkini & Bencana pada hari yang sama, jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta terpantau tengah melaksanakan agenda ziarah ke makam Bung Hatta di Tanah Kusir. Meskipun kedua peristiwa tersebut dirilis dalam rentang waktu yang berdekatan oleh media massa, insiden penagihan janji revitalisasi Pasar Taman Puring tetap menjadi sorotan utama bagi kelangsungan ekonomi para pedagang setempat yang mendesak kepastian hukum dan operasional.

Dampak bagi pembaca

Belum direvitalisasinya Pasar Taman Puring setelah satu tahun berlalu berdampak langsung pada kelangsungan mata pencaharian para pedagang lokal dan melemahkan roda perekonomian mikro di sekitar kawasan tersebut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan instansi terkait perlu segera mengambil langkah mitigasi berupa kejelasan jadwal pembangunan, penyediaan tempat penampungan sementara yang layak, serta dialog terbuka guna mengakomodasi tuntutan pedagang demi memulihkan aktivitas jual beli secara aman dan berkelanjutan.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Antara Berita Terkini & Bencana, Katadata Riset & Ekonomi)