GeeGitMEDIA
Kebakaran Hebat Taman Nasional Tambora Hanguskan 14 Ribu Hektare Lahan Sepanjang 2026
bencana

Kebakaran Hebat Taman Nasional Tambora Hanguskan 14 Ribu Hektare Lahan Sepanjang 2026

21 Sep 2026 • 19:10 WIB · Redaktur Desk Bencana

Berdasarkan laporan CNN Indonesia Gaya Hidup & Wisata pada Senin, 21 September 2026, kebakaran hebat yang melanda kawasan Taman Nasional Tambora (TNT) di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah menghanguskan setidaknya 14 ribu hektare lahan sepanjang tahun 2026, yang memicu pertanyaan publik terkait kelanjutan aktivitas pendakian di kawasan konservasi tersebut.

Luas Lahan Terbakar TN Tambora14.000 hektare
Kasus ISPA Nasional Akibat Karhutla151.000 kasus
Tenaga Kesehatan Dikerahkan1.898 orang
Redaksi BertugasRedaktur Desk Bencana

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini menjadi sorotan di tengah rangkaian isu lingkungan nasional yang turut diberitakan oleh berbagai media independen lain. Liputan dari Sindonews Nasional pada Senin, 21 September 2026, mencatat dampak luas dari karhutla secara nasional dengan laporan adanya 151 ribu kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta pengerahan 1.898 tenaga kesehatan beserta logistik oleh Kementerian Kesehatan untuk penanganan darurat. Di sisi lain, isu mitigasi kebakaran hutan juga disorot oleh Detik Travel Nusantara yang melaporkan kunjungan Duta Besar Norwegia, Kaja Gloom, ke Taman Nasional Way Kambas di Lampung guna memantau persiapan melawan karhutla pada tanggal yang sama. Sementara itu, Antara melaporkan langkah strategis sektor pertanian melalui percepatan pengembangan bioetanol berbasis tiga komoditas seperti tebu di atas lahan seluas 2 juta hektare oleh Kementerian Pertanian. Meskipun berbagai upaya mitigasi dan penanggulangan karhutla digalakkan di berbagai wilayah konservasi seperti Tambora dan Way Kambas, insiden di Taman Nasional Tambora yang menghanguskan 14 ribu hektare lahan menuntut perhatian khusus terhadap keselamatan ekosistem dan pengunjung. Hingga laporan ini diturunkan, penanganan komprehensif terhadap dampak kebakaran terus dilakukan oleh otoritas terkait guna mengantisipasi risiko lanjutan bagi lingkungan sekitar dan para wisatawan.

Dampak bagi pembaca

Dampak dari kebakaran seluas 14 ribu hektare di Taman Nasional Tambora tidak hanya mengancam kelestarian ekosistem flora dan fauna endemik, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan aktivitas pariwisata dan pendakian. Langkah mitigasi yang ketat, pengawasan jalur pendakian, serta evaluasi berkala oleh balai taman nasional dan instansi terkait mutlak diperlukan untuk mencegah meluasnya titik api serta melindungi keselamatan publik dari ancaman bahaya asap dan kerusakan lingkungan.

Buka sumber asal: Kompilasi 4 Media (Antara Berita Terkini & Bencana, CNN Indonesia Gaya Hidup & Wisata, Detik Travel Nusantara)