GeeGitMEDIA
IHSG Anjlok 0,97% ke 6.181,4 di Sesi I Senin, Saham GOTO Ambles 14%
finansial

IHSG Anjlok 0,97% ke 6.181,4 di Sesi I Senin, Saham GOTO Ambles 14%

28 Sep 2026 • 15:10 WIB · Redaktur Desk Finansial

Berdasarkan laporan komprehensif dari sejumlah media ekonomi nasional pada Senin, 28 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat dan ditutup melemah 0,97 persen ke level 6.181,4 pada sesi pertama perdagangan menyusul sentimen perubahan aturan batas harga minimum saham.

IHSG Sesi ITurun 0,97% ke 6.181,4
Saham GOTOAnjlok 14% ke Rp 43
Transaksi BRMSRp 249,5 juta
Redaksi BertugasRedaktur Desk Finansial

Pelemahan tajam yang dialami pasar modal Indonesia pada paruh pertama perdagangan awal pekan ini menjadi sorotan utama berbagai pemberitaan. Liputan CNN Indonesia Ekonomi mencatat bahwa IHSG rontok ke posisi 6.181 seiring dengan berlakunya kebijakan baru terkait batas harga terendah saham. Hal senada juga dikonfirmasi oleh laporan Detik Finance yang menyebutkan bahwa IHSG masih terus tertekan di sesi I akibat sentimen penghapusan aturan saham gocap atau batas minimum sebelumnya. Dampak paling mencolok dari aturan baru ini terlihat pada pergerakan saham emiten teknologi raksasa. Berdasarkan ulasan Kontan Investasi & Makro, harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) anjlok hingga 14 persen ke level Rp 43 per saham pada Senin (28/9/2026). Penurunan drastis ini terjadi setelah aturan batas minimum sebelumnya di level Rp 50 resmi dihapus dan digantikan dengan ketentuan batas harga terendah baru. Di tengah gelombang koreksi pasar tersebut, aktivitas transaksi internal oleh kalangan konglomerat tetap terpantau berjalan. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia Market, Adika Aryasthana Bakrie dari keluarga konglomerat Bakrie tercatat melakukan aksi borong dengan menambah kepemilikan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Adika memborong sebanyak 372.400 unit saham di harga Rp 670 per saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp 249,5 juta pada Senin, 28 September 2026 pukul 14.37 WIB.

Dampak bagi pembaca

Anjloknya IHSG dan amblesnya saham-saham berkapitalisasi besar seperti GOTO memberikan tekanan psikologis yang signifikan bagi para investor ritel maupun institusional di pasar domestik. Kebijakan baru terkait batas minimum harga saham menuntut pelaku pasar untuk memperketat manajemen risiko, melakukan analisis fundamental yang lebih mendalam, serta mencermati volatilitas harga yang kini bergerak lebih dinamis. Bagi emiten, situasi ini menjadi momentum untuk memperkuat transparansi kinerja guna menjaga kepercayaan pemegang saham di tengah fluktuasi pasar.

Buka sumber asal: Kompilasi 4 Media (CNBC Indonesia Market, Kontan Investasi & Makro, Detik Finance)