GeeGitMEDIA
Bank Mandiri Siapkan Opsi Pelunasan Obligasi Perpetual AT1, Kupon 7,35%
finansial

Bank Mandiri Siapkan Opsi Pelunasan Obligasi Perpetual AT1, Kupon 7,35%

03 Nov 2026 • 03:10 WIB · Redaktur Desk Finansial

Bank Mandiri pada Senin, 2 November 2026, mengumumkan rencana opsi pelunasan obligasi perpetual AT1 dengan kupon 7,35% untuk memperkuat modal inti tambahan tanpa menimbulkan dilusi saham. Langkah ini disampaikan bersamaan dengan pencapaian sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 yang menegaskan komitmen bank terhadap perlindungan data pribadi nasabah. Kedua inisiatif tersebut mencerminkan strategi bank dalam meningkatkan ketahanan keuangan dan tata kelola data di tengah persaingan pasar perbankan Indonesia.

Kupon Obligasi7,35%
Jenis ObligasiPerpetual AT1
Tanggal Pengumuman2 November 2026
Redaksi BertugasRedaktur Desk Finansial

Berdasarkan laporan Kontan Keuangan, obligasi perpetual AT1 yang diterbitkan Bank Mandiri memiliki kupon 7,35% dan dirancang khusus untuk menambah modal inti tambahan (Additional Tier 1) tanpa mengurangi kepemilikan saham pemegang. Bank menegaskan bahwa opsi pelunasan ini bersifat fleksibel, memungkinkan penyesuaian struktural bila kondisi pasar atau regulasi berubah. Sementara itu, CNN Indonesia Ekonomi dan Detik Finance menyoroti pencapaian sertifikasi internasional ISO/IEC 27701:2025 yang diperoleh Mandiri. Kedua media mencatat bahwa sertifikasi tersebut menandakan sistem manajemen privasi data yang terstruktur, menjamin layanan perbankan yang aman dan tepercaya bagi nasabah. Meskipun fokusnya berbeda, kedua laporan menekankan bahwa langkah ini memperkuat reputasi Mandiri di bidang keamanan informasi. Dengan menggabungkan kedua inisiatif, Bank Mandiri menunjukkan pendekatan holistik: memperkuat basis modal melalui obligasi AT1 sekaligus meningkatkan kepercayaan publik lewat standar privasi data internasional. Kombinasi ini diharapkan menambah daya tarik bagi investor institusional yang menilai kesehatan keuangan dan kepatuhan regulasi secara bersamaan.

Dampak bagi pembaca

Opsi pelunasan obligasi AT1 dapat meningkatkan rasio kecukupan modal bank, memberi ruang bagi pertumbuhan kredit dan menurunkan biaya modal jangka panjang. Bagi investor, kupon 7,35% menjadi sinyal imbal hasil yang kompetitif, meski tetap mengandung risiko perpetual. Di sisi lain, sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 memperkuat perlindungan data nasabah, mengurangi potensi pelanggaran privasi dan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi OJK serta GDPR bagi nasabah internasional. Kedua langkah tersebut bersama-sama dapat memperluas basis investor, menstabilkan kepercayaan pasar, dan menyiapkan Mandiri untuk menghadapi tantangan digitalisasi perbankan.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Kontan Keuangan, CNN Indonesia Ekonomi, Detik Finance)