GeeGitMEDIA
Karhutla Gunung Rinjani Luas 723,7 Hektare, Jalur Senaru Ditutup
bencana

Karhutla Gunung Rinjani Luas 723,7 Hektare, Jalur Senaru Ditutup

27 Sep 2026 • 07:10 WIB · Redaktur Desk Bencana

Sabtu, 26 September 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, meluas hingga 723,7 hektare, memaksa otoritas menutup jalur pendakian Senaru. Penyebab kebakaran masih diselidiki, namun cuaca kering dan angin kencang memperparah penyebaran api. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim pemadam menyiapkan upaya pemadaman, sementara wisatawan diarahkan ke rute alternatif. Detik Travel Nusantara melaporkan perkembangan ini, sementara CNN Indonesia Teknologi menyoroti kebakaran hutan di Kalimantan yang mengancam populasi orang utan, men tidak menyentuh Rinjani secara langsung.

Luas area terbakar723,7 hektare
Jalur pendakian yang ditutupSenaru
Redaksi BertugasRedaktur Desk Bencana

Berdasarkan laporan Detik Travel Nusantara, area yang terbakar di Rinjani mencakup 723,7 hektare, meliputi hutan tropis, padang rumput, dan lahan pertanian di lereng selatan gunung. Penutupan jalur pendakian Senaru diumumkan pada sore hari yang sama, dengan peringatan agar pendaki menunda atau mengalihkan rute ke jalur lain yang masih aman. Tim pemadam, yang terdiri dari petugas BPBD, TNI, dan relawan, telah menurunkan helikopter serta menggunakan pemadam darat untuk mengendalikan api, namun kondisi angin yang berubah-ubah memperlambat proses. Sementara itu, CNN Indonesia Teknologi menyoroti kebakaran hutan di Kalimantan yang mengancam populasi orang utan kritis, mengingat IUCN melaporkan dampak signifikan pada habitat satwa tersebut. Meskipun tidak berhubungan langsung dengan Rinjani, kedua laporan menegaskan pola kebakaran hutan yang meluas di Indonesia pada musim kemarau ini. Perbandingan ini memperlihatkan bahwa fenomena karhutla tidak terbatas pada satu pulau, melainkan menjadi tantangan nasional yang memerlukan koordinasi lintas wilayah. Tidak ada data telemetri resmi yang tersedia untuk mengonfirmasi luas area terbakar di Rinjani, sehingga angka 723,7 hektare tetap mengacu pada laporan Detik sebagai sumber utama. Validasi lebih lanjut diharapkan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam laporan selanjutnya.

Dampak bagi pembaca

Penutupan jalur Senaru berdampak langsung pada industri pariwisata lokal, mengurangi kunjungan pendaki dan pendapatan usaha homestay, restoran, serta penyedia jasa transportasi. Masyarakat sekitar juga menghadapi risiko kesehatan akibat asap yang dapat memperburuk kondisi pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Dari sisi lingkungan, kebakaran mengancam keanekaragaman hayati Rinjani, termasuk spesies endemik flora dan fauna. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan, meningkatkan patroli, serta menyediakan bantuan pemadam kebakaran. Upaya mitigasi jangka panjang meliputi program reboisasi, edukasi tentang bahaya karhutla, dan penguatan sistem peringatan dini BMKG.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (CNN Indonesia Teknologi, Detik Travel Nusantara)