GeeGitMEDIA
Garuda Indonesia Raup Pendapatan US$ 2,71 Miliar, Kinerja Sejumlah Korporasi Menguat
umum

Garuda Indonesia Raup Pendapatan US$ 2,71 Miliar, Kinerja Sejumlah Korporasi Menguat

30 Okt 2026 • 09:10 WIB · Redaksi GeeGit

Berdasarkan laporan terkini dari berbagai media ekonomi nasional pada akhir Oktober 2026, sejumlah emiten besar termasuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Liputan Kontan Industri & Pangan mencatat lonjakan pendapatan Garuda Indonesia hingga kuartal III 2026, yang sejalan dengan pertumbuhan laba bersih dan EBITDA dari emiten lainnya seperti PT Samator Indo Gas Tbk dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Pendapatan Garuda Indonesia (9M26)US$ 2,71 miliar
Pertumbuhan Pendapatan GIAA13,2%
Laba Bersih GOTO (Kuartal III-2026)Rp441 miliar
Target EBITDA Tahunan GOTORp3,5–3,7 triliun
Kenaikan Laba Bersih Samator Indo Gas (9M26)79% YoY
Redaksi BertugasRedaksi GeeGit

Berdasarkan laporan Kontan Industri & Pangan yang dirilis pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 19.49 WIB, PT Garuda Indonesia (GIAA) berhasil meraup pendapatan sebesar US$ 2,71 miliar hingga kuartal III 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 13,2% yang ditopang oleh kinerja lini bisnis penerbangan maupun non-penerbangan. Sementara itu, dinamika positif juga terlihat di sektor industri dan teknologi lainnya. Berdasarkan liputan Katadata Riset & Ekonomi pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 21.03 WIB, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membukukan laba bersih sebesar Rp441 miliar selama tiga kuartal beruntun dan menaikkan target EBITDA tahunan ke kisaran Rp3,5 hingga Rp3,7 triliun, didukung oleh pertumbuhan transaksi serta ekspansi bisnis fintech. Di sisi lain, laporan Detik Finance pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 08.21 WIB, menyoroti kinerja keuangan PT Samator Indo Gas Tbk yang mencatatkan pertumbuhan positif dengan lonjakan laba bersih hampir 80% atau tepatnya naik 79% secara *year-on-year* (YoY), serta pertumbuhan EBITDA sebesar 10,7% pada periode 9M26.

Dampak bagi pembaca

Pertumbuhan kinerja keuangan emiten-emiten besar ini memberikan sinyal positif bagi pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia. Bagi konsumen dan pelaku industri, penguatan lini bisnis penerbangan oleh Garuda Indonesia serta ekspansi sektor teknologi dan gas industri mencerminkan stabilitas operasional yang lebih baik, kendati manajemen perusahaan tetap perlu mewaspadai volatilitas makroekonomi global ke depan.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Detik Finance, Katadata Riset & Ekonomi, Kontan Industri & Pangan)