GeeGitMEDIA
Sultan HB X Pertanyakan Penyaluran Gaji ASN Lewat KDKMP: Menyangkut Kehidupan Orang
umum

Sultan HB X Pertanyakan Penyaluran Gaji ASN Lewat KDKMP: Menyangkut Kehidupan Orang

20 Okt 2026 • 19:10 WIB · Redaksi GeeGit

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, melontarkan kritik dan pertanyaan tajam terkait wacana mekanisme penyaluran gaji aparatur sipil negara (ASN) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Berdasarkan laporan Republika News pada Selasa, 20 Oktober 2026, Sultan menegaskan agar pihak berwenang tidak berspekulasi karena kebijakan tersebut berkaitan langsung dengan hajat hidup banyak orang.

Nilai Fantasy Bra Victoria's SecretRp902 Miliar
Redaksi BertugasRedaksi GeeGit

Pernyataan tegas ini disampaikan merespons dinamika kebijakan publik yang tengah berkembang di masyarakat. Menurut liputan Republika News, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan agar para pemangku kebijakan tidak berasumsi sembarangan dalam merumuskan skema finansial bagi para pegawai negeri. 'Jangan nebak-nebak karena itu menyangkut kehidupan orang,' tegasnya. Di sisi lain, lanskap pemberitaan media nasional pada hari yang sama turut diwarnai oleh beragam topik tematik dari berbagai rubrik independen. Sindonews Kalam & Budaya mengulas kisah historis turunnya Surat Al-Hujurat ayat 11 yang memberikan peringatan keras terhadap kebiasaan saling mengejek dan memanggil sesama dengan julukan buruk. Sementara itu, laporan dari CNN Indonesia Gaya Hidup & Wisata menyoroti kembali kemunculan dan sejarah bra ikonik 'Fantasy Bra' dari jenama Victoria's Secret yang ditaksir memiliki nilai fantastis mencapai Rp902 miliar.

Dampak bagi pembaca

Kebijakan penyaluran gaji ASN melalui skema alternatif seperti koperasi memicu perhatian serius dari para kepala daerah karena berpotensi berdampak langsung pada kepastian finansial, kesejahteraan, dan efisiensi birokrasi pegawai negeri. Implikasi nyata dari perdebatan ini menuntut pemerintah pusat maupun daerah untuk melakukan kajian mendalam, transparan, dan melibatkan partisipasi publik sebelum menerapkan kebijakan finansial berskala besar guna menghindari keresahan di tingkat akar rumput.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Republika News, Sindonews Kalam & Budaya, CNN Indonesia Gaya Hidup & Wisata)