GeeGitMEDIA
Erick Thohir dan Pramono Anung Tegaskan Kesiapan Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026
olahraga

Erick Thohir dan Pramono Anung Tegaskan Kesiapan Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

13 Sep 2026 • 11:20 WIB · Redaktur Desk Olahraga

Jakarta, 13 September 2026 – Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Hukum dan HAM Pramono Anung menegaskan kesiapan dan dukungan penuh Indonesia menyambut FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Roll To Glory FIFA ASEAN CUP Family Parade yang melibatkan mantan pemain Timnas, sementara trofi resmi turnamen dipamerkan di Bundaran HI pada hari yang sama.

Tanggal Acara13 September 2026
Redaksi BertugasRedaktur Desk Olahraga

Berdasarkan laporan Republika News, parade keluarga FIFA ASEAN Cup yang dinamakan “Roll To Glory” digelar di pusat kota Jakarta, menampilkan mantan pemain Timnas Indonesia sebagai duta semangat kompetisi. Dalam acara tersebut, Erick Thohir menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan penyelenggaraan turnamen, sedangkan Pramono Anung menambahkan dukungan hukum dan keamanan sebagai prioritas. Sementara itu, Sindonews Sports menyoroti pameran trofi resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dipasang di kawasan Bundaran HI, memberikan kesempatan kepada publik untuk melihat simbol prestise turnamen sebelum kompetisi dimulai. Kedua media menekankan antusiasme publik, namun fokusnya berbeda: Republika menyoroti pernyataan pejabat dan kegiatan parade, sementara Sindonews menekankan visualisasi trofi sebagai upaya meningkatkan eksposur dan rasa kebanggaan nasional. Tidak terdapat data telemetri resmi yang relevan untuk mengonfirmasi angka atau statistik terkait acara ini.

Dampak bagi pembaca

Penegasan kesiapan oleh pejabat tinggi serta tampilan trofi di lokasi ikonik diharapkan meningkatkan antusiasme masyarakat, memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi sepak bola regional, dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata olahraga. Namun, peningkatan arus pengunjung di area Bundaran HI dan jalur parade menuntut koordinasi keamanan yang ketat, pengaturan lalu lintas, serta fasilitas publik yang memadai. Pemerintah dan penyelenggara disarankan menyiapkan rencana mitigasi kemacetan, penambahan pos keamanan, dan kampanye edukasi bagi warga agar acara berjalan lancar dan aman.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Republika News, Sindonews Sports)