GeeGitMEDIA
Pemerintah Pacu Pasar Ekspor Otomotif Lewat 25 Perjanjian Dagang Internasional
ekonomi

Pemerintah Pacu Pasar Ekspor Otomotif Lewat 25 Perjanjian Dagang Internasional

20 Sep 2026 • 23:10 WIB · Redaktur Desk Ekonomi

Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis untuk memperkuat posisi industri manufaktur di kancah global dengan memaksimalkan 25 perjanjian perdagangan internasional demi mendongkrak ekspor produk otomotif nasional pada Minggu, 20 September 2026.

Perjanjian Dagang25 Perjanjian (FTA & CEPA)
Redaksi BertugasRedaktur Desk Ekonomi

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Sindonews Ekonomi & Bisnis pada Minggu, 20 September 2026, 21.20 WIB, strategi ekspansi pasar ini dilakukan dengan memanfaatkan berbagai kerangka kerja sama perdagangan bebas, baik dalam bentuk Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) maupun Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA). Sementara itu, liputan terpisah dari Kontan Industri & Pangan menyoroti upaya perluasan akses pasar yang juga ditempuh di sektor pelaku usaha domestik. Pada hari yang sama, Minggu, 20 September 2026, 15.30 WIB, dilaporkan bahwa Lazada Indonesia memperluas akses pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan daya saing melalui ajang JITEX 2026 yang terselenggara atas kerja sama dengan Himpunan Per Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).

Dampak bagi pembaca

Pemanfaatan 25 perjanjian perdagangan internasional ini diharapkan mampu membuka jalur distribusi yang lebih luas bagi produk otomotif buatan dalam negeri untuk menembus pasar global secara kompetitif. Langkah ini menuntut para pelaku industri nasional untuk terus menjaga standar mutu dan kapasitas produksi agar dapat bersaing di kancah internasional secara berkelanjutan.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Sindonews Ekonomi & Bisnis, Kontan Industri & Pangan)