GeeGitMEDIA
Gubernur BI Soroti Lonjakan Harga Cabai dan Tantangan Inflasi Ekonomi
ekonomi

Gubernur BI Soroti Lonjakan Harga Cabai dan Tantangan Inflasi Ekonomi

30 Okt 2026 • 15:10 WIB · Redaktur Desk Ekonomi

Berdasarkan laporan Katadata Riset & Ekonomi pada Jumat, 30 Oktober 2026, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai yang melonjak hingga setara daging telah menjadi salah satu tantangan utama dalam pengendalian inflasi nasional tahun ini, yang juga dikonfirmasi oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait laju inflasi.

Inflasi Year on Year September 20263,28 Persen
Redaksi BertugasRedaktur Desk Ekonomi

Pemberitaan mengenai tantangan ekonomi dan kebijakan fiskal turut disoroti oleh berbagai media independen pada akhir pekan ini. Liputan Katadata menyoroti pernyataan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti yang menggarisbawahi bahwa fluktuasi harga komoditas pangan, khususnya cabai, memberikan tekanan signifikan terhadap stabilitas harga di tingkat konsumen dan menjadi perhatian serius otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Sementara itu, dinamika kebijakan fiskal dan anggaran pemerintah juga dilaporkan oleh media lain. Berdasarkan ulasan CNN Indonesia Ekonomi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) direncanakan menjadi salah satu parameter krusial bagi pemerintah daerah untuk mengantongi insentif fiskal senilai Rp1 triliun dari Kementerian Dalam Negeri mulai tahun 2027 mendatang. Di sisi lain, Sindonews Nasional melaporkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat adanya efisiensi anggaran serta pengembalian dana ke kas negara hingga mencapai Rp44 triliun dalam pelaksanaan program tersebut. Sebagai penguat analisis ekonomi makro, data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada September 2026 terjadi inflasi *year-on-year* (y-on-y) sebesar 3,28 persen. Angka telemetri resmi ini memberikan gambaran objektif mengenai kondisi tekanan harga di pasar, di mana komoditas bergejolak seperti pangan hortikultura memegang peranan penting terhadap pergerakan angka inflasi bulanan dan tahunan secara keseluruhan.

Dampak bagi pembaca

Lonjakan harga komoditas pangan seperti cabai berdampak langsung pada daya beli masyarakat serta peningkatan biaya hidup rumah tangga. Bagi sektor industri dan perdagangan, volatilitas harga pangan menuntut adanya intervensi pasar yang cepat melalui operasi pasar dan penguatan rantai pasok. Pemerintah pusat dan daerah perlu memperketat koordinasi pengendalian inflasi daerah, terutama dengan menyelaraskan kebijakan insentif fiskal agar tepat sasaran dalam mendukung stabilitas harga pangan domestik.

Buka sumber asal: Kompilasi 4 Media (CNN Indonesia Ekonomi, Katadata Riset & Ekonomi, Kontan Investasi & Makro)