AFPI Ungkap Tantangan Pindah Ekspansi ke Luar Jawa Terkendala Infrastruktur
Berdasarkan laporan Kontan Keuangan pada Minggu, 13 September 2026, 07.56 WIB, industri fintech lending atau pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (pindar) tengah berupaya mendorong ekspansi pembiayaan ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa, namun masih menghadapi kendala utama pada sektor infrastruktur.
Liputan Kontan Keuangan menyoroti bahwa langkah ekspansi bisnis pindar yang dimotori oleh Asosiasi Pendanaan Bersama Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) tidak terlepas dari berbagai tantangan di lapangan. Meskipun penetrasi pasar di Pulau Jawa sudah sangat padat, upaya penyaluran pembiayaan ke luar Jawa mendesak dilakukan untuk pemerataan ekonomi digital. Namun, keterbatasan infrastruktur pendukung komunikasi dan aksesibilitas digital di sejumlah daerah luar Jawa menjadi hambatan signifikan bagi kelancaran operasional layanan finansial digital ini. Hingga saat ini, pihak asosiasi terus mengevaluasi strategi guna menjangkau pasar potensial tersebut tanpa mengabaikan aspek manajemen risiko.
Dampak bagi pembaca
Implikasi nyata dari tantangan ini adalah lambatnya penetrasi inklusi keuangan digital bagi pelaku UMKM di luar Pulau Jawa. Langkah mitigasi yang diperlukan mencakup sinergi antara pelaku industri pindar dan pemerintah dalam mempercepat pemerataan infrastruktur telekomunikasi serta jaringan internet yang memadai.
Buka sumber asal: Kontan Keuangan