GeeGitMEDIA
Kualitas Udara Surabaya Mencapai AQI 81, Masuk Kategori Sedang
cuaca

Kualitas Udara Surabaya Mencapai AQI 81, Masuk Kategori Sedang

06 Sep 2026 • 09:53 WIB · Redaktur Desk Cuaca & Maritim

Pemantauan terbaru oleh World Air Quality Index (WAQI) dan BMKG menunjukkan bahwa kualitas udara di Surabaya tercatat dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) 81, termasuk kategori “Sedang”. Data ini diambil pada titik observasi di kota Surabaya, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 18.2 µg/m³ dan suhu udara 30°C. Informasi ini memberikan gambaran kondisi atmosferik saat ini bagi penduduk dan pihak terkait.

Wilayah PengamatanSurabaya
Indeks Kualitas Udara (AQI)81 (Sedang)
Konsentrasi PM2.518.2 µg/m³
Suhu Udara30°C
Otoritas DataWorld Air Quality Index (WAQI) & BMKG
Redaksi BertugasRedaktur Desk Cuaca & Maritim

Angka AQI 81 menandakan bahwa kualitas udara berada di tengah rentang yang dapat menimbulkan dampak ringan bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki kondisi pernapasan sensitif. Konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat 18.2 mikrogram per meter kubik, sementara suhu udara berada pada 30 derajat Celsius, menciptakan kondisi yang relatif hangat dan berpotensi memperparah persepsi ketidaknyamanan. Kategori “Sedang” ini sesuai dengan klasifikasi WAQI yang membagi AQI menjadi “Baik” (0‑50), “Sedang” (51‑100), dan tingkat yang lebih tinggi di atas angka tersebut. Faktor-faktor umum yang biasanya memengaruhi kualitas udara di wilayah perkotaan, seperti aktivitas kendaraan bermotor, pembangkit listrik, dan proses industri, dapat berkontribusi pada nilai PM2.5 yang terdeteksi. Meskipun data tidak menyebutkan sumber spesifik, pola tersebut konsisten dengan dinamika urban di Surabaya.

Dampak bagi pembaca

Kondisi AQI 81 mengindikasikan bahwa warga, terutama anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan, sebaiknya memantau perkembangan kualitas udara melalui portal WAQI atau aplikasi BMKG. Disarankan untuk mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan pada jam puncak suhu, menggunakan masker filtrasi bila diperlukan, dan memastikan ventilasi ruangan yang baik. Pemerintah daerah dan Syahbandar tetap mengandalkan data resmi BMKG untuk memberikan peringatan atau rekomendasi tambahan kepada publik.

Buka sumber asal: World Air Quality Index (WAQI)