GeeGitMEDIA
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Bansos Disalurkan Tunai
ekonomi

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Bansos Disalurkan Tunai

21 Okt 2026 • 09:10 WIB · Redaktur Desk Ekonomi

Pemerintah dijadwalkan meluncurkan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital pada Selasa, 10 November 2026, dengan skema penyaluran bantuan sosial langsung ditransfer secara tunai kepada para penerima manfaat.

Jadwal Rilis Perlinsos Digital10 November 2026
Prediksi Ekspor Hilirisasi MineralUS$ 50 miliar (Rp 898 triliun)
Kurs USD/IDR TerkiniRp 17.985,35 (-0,32%)
Redaksi BertugasRedaktur Desk Ekonomi

Berdasarkan laporan Sindonews Ekonomi & Bisnis yang dirilis pada Selasa, 20 Oktober 2026, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa inovasi digital ini akan diterapkan untuk efisiensi penyaluran dana perlindungan sosial. Kebijakan ini menjadi salah satu fokus strategis pemerintah dalam memperketat transparansi dan ketepatan sasaran bantuan langsung kepada masyarakat. Sementara itu, liputan dari Antara Berita Terkini & Bencana mencatat bahwa Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga telah menerima berbagai saran dan rekomendasi dari DEN terkait dinamika ekonomi global, termasuk isu yang berkaitan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) serta kelanjutan reformasi pasar modal nasional. Di sisi lain, Katadata Riset & Ekonomi melaporkan bahwa Direktur BEI Jeffrey Hendrik menegaskan pihaknya tetap fokus pada reformasi teknis pasar modal serta meyakini independensi dari pihak MSCI. Kementerian Keuangan turut memberikan perhatian serius terhadap perkembangan ini. CNN Indonesia Ekonomi melaporkan bahwa Kemenkeu tengah mewaspadai risiko penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia oleh MSCI yang berpotensi memengaruhi pelebaran defisit APBN. Sebagai penyeimbang sektor riil, Detik Finance merilis data dari DEN yang memprediksi nilai ekspor hilirisasi mineral kritis dapat menyentuh angka US$ 50 miliar atau setara dengan Rp 898 triliun berdasarkan asumsi kurs Rp 17.970. Angka kurs ini juga dikonfirmasi oleh data pasar keuangan, di mana nilai tukar USD/IDR tercatat berada di kisaran Rp 17.985,35 dengan koreksi tipis -0,32% berdasarkan data telemetri resmi.

Dampak bagi pembaca

Penerapan Perlinsos Digital berpotensi memangkas rantai birokrasi dan meminimalisir potensi kebocoran dana bansos di tingkat akar rumput, sehingga daya beli masyarakat penerima manfaat dapat terjaga lebih optimal. Di sisi lain, tantangan makroekonomi seperti pengawasan ketat terhadap pasar modal dan stabilitas nilai tukar USD/IDR menuntut mitigasi fiskal yang cermat dari pemerintah agar stabilitas APBN tetap terjaga di tengah dinamika global.

Buka sumber asal: Kompilasi 5 Media (Katadata Riset & Ekonomi, CNN Indonesia Ekonomi, Antara Berita Terkini & Bencana)