GeeGitMEDIA
ANTAM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, Direktur Utama Turun Langsung
budaya

ANTAM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, Direktur Utama Turun Langsung

06 Sep 2026 • 14:45 WIB · Redaktur Desk Bahasa & Kebudayaan

PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTAM), yang merupakan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, memperkuat dukungannya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Mempawah, Kalimantan Barat, seperti yang dilaporkan oleh Republika News pada Minggu, 6 September 2026.

Kabar BudayaANTAM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, Direktur Utama Turun Langsung Tinjau Penanganan
UlasanREPUBLIKA.CO.ID, MEMPAWAH – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTAM), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, terus memperkuat dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Mempawah, Kalimantan Barat. Sebagai...
PenerbitRepublika News
Waktu RilisSun, 06 Sep 2026 14:41:00 +0700
AtribusiDiringkas oleh GeeGit Media; selengkapnya baca pada publikasi asli penerbit.
Redaksi BertugasRedaktur Desk Bahasa & Kebudayaan

Dalam upaya penanganan karhutla tersebut, Direktur Utama ANTAM turun langsung ke lapangan guna meninjau proses penanganan yang dilakukan. Kehadiran pimpinan tertinggi perusahaan ini menunjukkan komitmen serius ANTAM dalam menghadapi darurat kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasionalnya dan sekitarnya. Langkah penguatan penanganan ini melibatkan koordinasi intensif di lapangan guna memastikan mitigasi berjalan optimal. Sebagai bagian dari MIND ID, ANTAM terus berupaya mengintegrasikan aspek keberlanjutan dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi potensi bencana lingkungan, khususnya karhutla yang kerap melanda wilayah Kalimantan Barat.

Dampak bagi pembaca

Penanganan karhutla yang diperkuat oleh ANTAM di Mempawah memiliki implikasi penting terhadap mitigasi kerusakan lingkungan dan perlindungan kesehatan masyarakat sekitar dari dampak asap. Pembaca dan masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan situasi melalui kanal informasi resmi instansi terkait serta tetap waspada terhadap potensi karhutla.

Buka sumber asal: Republika News