GeeGitMEDIA
Hubble and Webb Reveal Distant Solar System Objects and Capture Giant Superbubble
sains

Hubble and Webb Reveal Distant Solar System Objects and Capture Giant Superbubble

09 Sep 2026 • 02:00 WIB · Redaktur Desk Sains

Pada 8 September 2026, ilmuwan NASA mengumumkan dua temuan penting: menggunakan gabungan Hubble Space Telescope dan James Webb Space Telescope, mereka mempelajari objek‑objek Trans‑Neptunian (TNO) yang terletak paling jauh di tata surya, sekaligus menampilkan citra nebula N44 di Large Magellanic Cloud yang diambil pada 3 September 2026, menyoroti superbubble berukuran sekitar 210 × 140 tahun cahaya.

Superbubble size210 × 140 light‑years
Observation date (N44)2026‑09‑03
Redaksi BertugasRedaktur Desk Sains

Berdasarkan laporan NASA Breaking News pertama, citra superbubble N44 menampilkan void pusat raksasa yang dikelilingi oleh cangkang gas berdebu; ukuran void diperkirakan 210 by 140 light‑years. Laporan kedua, juga dari NASA Breaking News, menekankan bahwa untuk pertama kalinya Hubble dan Webb dipakai secara bersamaan untuk mengamati TNO, memperlihatkan beberapa objek terkecil dan paling redup yang pernah terdeteksi secara langsung. Peneliti melaporkan jumlah TNO kecil yang teramati lebih sedikit daripada prediksi model populasi sebelumnya, menimbulkan pertanyaan tentang proses akumulasi materi di wilayah luar tata surya. Kedua laporan, meski berfokus pada objek yang berbeda, menegaskan peran kritis instrumen NASA dalam memperluas pemahaman kosmik. Telemetri resmi APOD pada 8 September 2026, dengan judul “Hubble: Decagon Around Saturn's South Pole”, mengonfirmasi bahwa Hubble tetap beroperasi dan menghasilkan data ilmiah pada hari yang sama, memperkuat keabsahan temuan tersebut.

Dampak bagi pembaca

Penemuan TNO yang lebih jarang dari perkiraan dapat memaksa revisi model pembentukan planet dan distribusi materi di tepi tata surya, memicu studi lanjutan dengan Webb dan observatorium berbasis darat. Sementara itu, pemetaan superbubble N44 memberi wawasan tentang dinamika energi bintang masif dan proses pembentukan bintang di galaksi satelit. Kedua temuan meningkatkan eksposur publik terhadap eksplorasi ruang angkasa dan menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi misi observasi luar angkasa.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (NASA Breaking News, NASA Breaking News)