GeeGitMEDIA
22.798 Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Akibat Abu Vulkanik
budaya

22.798 Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Akibat Abu Vulkanik

06 Sep 2026 • 09:53 WIB · Redaktur Desk Bahasa & Kebudayaan

Berdasarkan laporan Republika News yang dirilis pada Minggu, 6 September 2026 pukul 09:47:45 +0700 di Jakarta, sebanyak 22.798 penumpang dilaporkan terdampak oleh penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang disebabkan oleh sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kabar Budaya22.798 Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Soekarno-Hatta
UlasanREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 22.798 penumpang terdampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan petugas bandara dan maskapai terus memberikan...
PenerbitRepublika News
Waktu RilisSun, 06 Sep 2026 09:47:45 +0700
AtribusiDiringkas oleh GeeGit Media; selengkapnya baca pada publikasi asli penerbit.
Redaksi BertugasRedaktur Desk Bahasa & Kebudayaan

Penutupan sementara fasilitas penerbangan ini diambil menyusul terdeteksinya sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan di wilayah udara sekitar bandara. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan bahwa petugas bandara bersama pihak maskapai terus berkoordinasi dan siaga untuk memberikan penanganan serta informasi lanjutan bagi para penumpang yang perjalanannya mengalami gangguan akibat penutupan ini.

Dampak bagi pembaca

Insiden ini berdampak langsung pada mobilitas ribuan penumpang serta operasional maskapai penerbangan di hub utama Indonesia. Masyarakat yang terdampak diimbau untuk memantau pembaruan resmi dari maskapai masing-masing dan otoritas bandara guna mendapatkan kepastian jadwal penerbangan. Rujukan resmi terkait perkembangan operasional penerbangan dan keselamatan transportasi udara tetap mengacu pada informasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan pengelola bandara.

Buka sumber asal: Republika News