GeeGitMEDIA
Prabowo Minta BRI dan BSI Buka Rekening Otomatis untuk Warga 17 Tahun
ekonomi

Prabowo Minta BRI dan BSI Buka Rekening Otomatis untuk Warga 17 Tahun

08 Sep 2026 • 19:39 WIB · Redaktur Desk Ekonomi

Pada Selasa, 8 September 2026, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar seluruh warga Indonesia yang berusia 17 tahun secara otomatis memiliki rekening bank dengan saldo awal Rp50.000, sebuah langkah yang dilaporkan oleh CNN Indonesia Ekonomi dan Detik Finance. Usulan ini ditujukan untuk memperluas inklusi keuangan, mendukung program bantuan sosial, dan mempermudah akses UMKM bagi generasi muda. Pemerintah menargetkan pelaksanaan melalui bank-bank milik negara, khususnya BRI dan BSI, menjelang akhir tahun fiskal.

Usia Minimum17 tahun
Saldo Awal RekeningRp50.000
Bank PenyediaBRI, BSI
Redaksi BertugasRedaktur Desk Ekonomi

Menurut laporan CNN Indonesia Ekonomi, kebijakan tersebut akan memberikan setiap warga berusia 17 tahun sebuah rekening bank yang secara otomatis terisi dengan dana sebesar Rp50 ribu. Penulis menekankan bahwa dana awal ini dimaksudkan untuk menjadi modal awal bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh pemuda. Sementara itu, Detik Finance menyoroti bahwa permintaan Prabowo secara khusus diarahkan kepada masyarakat untuk membuka rekening di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai bagian dari upaya memperlancar distribusi bantuan sosial (bansos). Kedua media sepakat bahwa inisiatif ini berhubungan dengan program kebijakan sosial pemerintah, namun CNN menekankan aspek otomatisasi dan alokasi dana, sedangkan Detik menekankan peran bank tertentu dalam pelaksanaan. Tidak ada data telemetri resmi yang tersedia untuk mengonfirmasi implementasi saat ini, sehingga laporan tetap mengandalkan pernyataan resmi dan liputan media.

Dampak bagi pembaca

Jika terealisasi, kebijakan ini dapat meningkatkan tingkat inklusi keuangan di kalangan remaja, mempermudah akses modal bagi UMKM yang dikelola generasi muda, dan mempercepat penyaluran bantuan sosial melalui jaringan BRI dan BSI. Namun, tantangan administratif seperti verifikasi identitas, keamanan data, dan kesiapan infrastruktur perbankan harus diatasi. Pemerintah diperkirakan akan mengeluarkan regulasi tambahan serta program edukasi keuangan untuk memastikan pemanfaatan saldo awal secara produktif.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (CNN Indonesia Ekonomi, Detik Finance)