VAR Derby Manchester Diturunkan dari Penugasan Akhir Pekan Premier League
Dua pejabat Video Assistant Referee (VAR), Matt Donohue dan Blake Antrobus, tidak akan ditugaskan pada pertandingan Premier League akhir pekan setelah keputusan kontroversial VAR pada kemenangan Manchester City atas Manchester United pada 14 September 2026. Keputusan ini diumumkan oleh Chief Refereeing Officer pada Selasa, 15 September 2026, menjelang laga derby Manchester yang dijadwalkan pada Minggu, 18 September 2026.
Berdasarkan laporan Al Jazeera World Affairs, Chief Refereeing Officer menurunkan dua pejabat VAR yang terlibat dalam kemenangan Manchester City atas United dari penugasan pertandingan Premier League mendatang. BBC Sport Football menegaskan bahwa Matt Donohue dan asistennya Blake Antrobus tidak akan ditunjuk untuk laga akhir pekan, menambahkan bahwa keputusan ini diambil segera setelah kontroversi keputusan VAR pada derby sebelumnya. Sementara itu, CNN Indonesia Olahraga menyoroti bahwa kekalahan United melawan City menimbulkan pertanyaan serius mengenai integritas keputusan VAR, dan mengingatkan bahwa pertandingan berikutnya bagi United tidak dapat dianggap enteng. Ketiga media menyajikan sudut pandang yang konsisten mengenai penurunan pejabat VAR, meskipun masing‑masing menekankan aspek yang berbeda: Al Jazeera menekankan otoritas resmi, BBC menekankan fakta penugasan, dan CNN Indonesia menyoroti implikasi kompetitif bagi Manchester United.
Dampak bagi pembaca
Penurunan dua pejabat VAR dapat memengaruhi persepsi publik terhadap keadilan penilaian dalam derby Manchester, sekaligus menambah tekanan pada otoritas sepak bola Inggris untuk meningkatkan transparansi proses VAR. Bagi Manchester United, ketidakhadiran Donohue dan Antrobus berarti pertandingan selanjutnya akan dipantau lebih ketat oleh suporter dan media, berpotensi memengaruhi strategi tim. Premier League juga harus menyiapkan pengganti yang kredibel guna menjaga kepercayaan penonton dan sponsor. Langkah mitigasi yang dapat diambil meliputi peninjauan kembali prosedur penunjukan VAR serta komunikasi terbuka kepada publik mengenai alasan penurunan tersebut.
Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Al Jazeera World Affairs, BBC Sport Football, CNN Indonesia Olahraga)