GeeGitMEDIA
Hampir 265 Ribu Wisatawan Asing Naik Kereta Api Daop 6 Yogyakarta hingga Sep 2026
wisata

Hampir 265 Ribu Wisatawan Asing Naik Kereta Api Daop 6 Yogyakarta hingga Sep 2026

25 Okt 2026 • 23:10 WIB · Redaktur Desk Wisata

Menurut data yang dirilis pada Minggu, 25 Oktober 2026, hampir 265 ribu wisatawan mancanegara telah menggunakan layanan kereta api milik PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta untuk menjelajahi destinasi di Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya hingga September 2026. Kenaikan penggunaan ini terjadi bersamaan dengan program pemerintah yang mengalokasikan Rp883,4 miliar untuk memberikan diskon tiket pada empat moda transportasi, termasuk kereta api, menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan diskon diharapkan menurunkan biaya perjalanan, sehingga memperkuat peran kereta api sebagai pilihan utama bagi pelancong asing.

Jumlah Wisatawan Asing yang Naik Kereta Api (hingga Sep 2026)≈ 265.000 orang
Dana Diskon Transportasi Pemerintah untuk NataruRp883,4 miliar
Redaksi BertugasRedaktur Desk Wisata

Berdasarkan laporan Republika News, PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta mencatat bahwa hampir 265 ribu warga negara asing telah memanfaatkan layanan kereta api untuk mengakses objek wisata utama seperti Candi Prambanan, Keraton Yogyakarta, dan kawasan wisata alam di Solo. Data tersebut mencakup periode Januari hingga September 2026 dan menegaskan bahwa kereta api menjadi alternatif yang nyaman dan terjangkau dibandingkan moda transportasi lain. Sementara itu, CNN Indonesia Ekonomi menyoroti bahwa pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp883,4 miliar untuk memberikan diskon tiket pada empat moda transportasi—pesawat, kereta api, kapal laut, dan kapal feri—sebagai rangkaian promosi Nataru. Detik Finance menambahkan bahwa program diskon ini akan kembali diluncurkan pada musim libur Natal dan Tahun Baru, dengan tujuan meningkatkan volume penumpang domestik dan internasional. Kedua sumber menekankan bahwa insentif harga ini diharapkan memperkuat daya tarik wisata Indonesia secara keseluruhan, khususnya di wilayah Daop 6 yang menjadi jalur utama bagi wisatawan asing.

Dampak bagi pembaca

Peningkatan jumlah wisatawan asing yang menggunakan kereta api berpotensi meningkatkan pendapatan PT Kereta Api Indonesia serta mendukung ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan ke destinasi wisata. Diskon tiket yang didanai pemerintah dapat menurunkan hambatan biaya, memperluas aksesibilitas, dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata regional. Namun, peningkatan volume penumpang juga menuntut peningkatan kapasitas operasional, perawatan infrastruktur, dan layanan pelanggan yang memadai untuk menjaga kualitas pengalaman wisatawan.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Republika News, CNN Indonesia Ekonomi, Detik Finance)