GeeGitMEDIA
MNC Sekuritas dan Korea Investment Hadirkan Promo Apresiasi KIM Indonesia di MotionTrade
ekonomi

MNC Sekuritas dan Korea Investment Hadirkan Promo Apresiasi KIM Indonesia di MotionTrade

16 Sep 2026 • 16:40 WIB · Redaktur Desk Ekonomi

PT MNC Sekuritas bersama Korea Investment & Securities meluncurkan program promo 'Apresiasi KIM Indonesia' melalui aplikasi investasi MotionTrade guna mendongkrak partisipasi investor di tengah dinamika pasar modal global dan domestik pada Rabu, 16 September 2026.

Jumlah Mahasiswa UGJLebih dari 50 orang
Waktu Kunjungan EdukasiSelasa, 15 September 2026
Waktu Rilis BeritaRabu, 16 September 2026
Redaksi BertugasRedaktur Desk Ekonomi

Berdasarkan laporan dari Sindonews Ekonomi & Bisnis, dinamika pasar modal saat ini juga diiringi oleh peningkatan literasi keuangan melalui kegiatan edukasi langsung, seperti kunjungan lebih dari 50 mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon ke Gedung iNews Tower, Jakarta, pada Selasa, 15 September 2026. Di sisi lain, liputan Detik Finance pada Rabu, 16 September 2026, menyoroti pergeseran tren investasi di mana pelaku pasar dan investor ritel mulai bersikap selektif dalam mengalokasikan aset, termasuk tingginya minat beralih ke instrumen reksa dana pasar uang di tengah ketidakpastian global. Kolaborasi strategis antara MNC Sekuritas dan Korea Investment ini diwujudkan lewat penawaran hadiah tanpa batas atau 'unlimited rewards' yang dapat diakses langsung oleh pengguna platform digital MotionTrade. Langkah ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi investor sekaligus memperkuat basis investor ritel nasional agar tetap aktif bertransaksi di tengah fluktuasi ekonomi.

Dampak bagi pembaca

Program 'Apresiasi KIM Indonesia' memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan investor pemula maupun mahasiswa. Melalui fitur dan penawaran menarik di MotionTrade, masyarakat didorong untuk semakin aktif berinvestasi secara terencana di tengah dinamika pasar. Mitigasi risiko bagi investor tetap diarahkan pada diversifikasi portofolio yang sehat, seperti memanfaatkan instrumen berisiko rendah selaras dengan tren pengalokasian dana ke reksa dana pasar uang.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Detik Finance, Sindonews Ekonomi & Bisnis)