GeeGitMEDIA
Gianni Infantino Buka-bukaan Kontroversi dalam Surat Resmi kepada 211 Anggota FIFA
olahraga

Gianni Infantino Buka-bukaan Kontroversi dalam Surat Resmi kepada 211 Anggota FIFA

22 Sep 2026 • 07:10 WIB · Redaktur Desk Olahraga

Presiden FIFA Gianni Infantino menulis surat resmi yang mengungkap kontroversi seputar usulan penjualan saham FIFA, ditujukan kepada 211 anggota pada Selasa, 22 September 2026, pukul 05.30 WIB. Surat tersebut menjelaskan alasan di balik keputusan kontroversial, mengakui tekanan reformasi, dan menyatakan kesiapan untuk mengadakan konsultasi eksternal demi memperbaiki proses pengambilan keputusan organisasi.

Jumlah Anggota FIFA yang Dituju211 anggota
Tanggal Rilis Surat22 September 2026
Redaksi BertugasRedaktur Desk Olahraga

Berdasarkan laporan CNN Indonesia Olahraga, Infantino mengirimkan surat bukan‑bukaan yang menyoroti kondisi internal FIFA setelah usulan penjualan saham menimbulkan protes di kalangan anggota. Surat tersebut menegaskan bahwa ia ingin membuka dialog terbuka dengan 211 anggota untuk mencari solusi bersama. Sementara itu, BBC Sport Football menafsirkan langkah Infantino sebagai perubahan nada, dengan menekankan bahwa presiden FIFA "open to talks over FIFA reform" atau terbuka untuk pembicaraan reformasi. Media tersebut menyoroti usulan Infantino tentang tinjauan eksternal terhadap cara kerja badan sepak bola dunia, sebagai upaya meredam ketegangan internal. Al Jazeera World Affairs memberikan sudut pandang serupa, melaporkan bahwa Infantino mengusulkan "consultation" dengan anggota untuk mereformasi proses pengambilan keputusan FIFA. Kedua media internasional menekankan bahwa surat tersebut bukan sekadar pernyataan pribadi, melainkan langkah taktis untuk memperoleh dukungan guna mempertahankan posisinya di kepemimpinan FIFA.

Dampak bagi pembaca

Jika konsultasi dan tinjauan eksternal yang diusulkan Infantino dilaksanakan, struktur tata kelola FIFA dapat mengalami perubahan signifikan, termasuk transparansi dalam keputusan keuangan dan kebijakan kompetisi. Anggota federasi nasional serta klub-klub besar dapat memperoleh suara lebih besar dalam proses reformasi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi sponsor, hak siar, dan kepercayaan publik terhadap organisasi. Namun, keberhasilan inisiatif ini bergantung pada sejauh mana anggota bersedia berpartisipasi dan menanggapi ajakan dialog, serta kemampuan FIFA untuk menyeimbangkan kepentingan komersial dengan integritas olahraga.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (CNN Indonesia Olahraga, BBC Sport Football, Al Jazeera World Affairs)