GeeGitMEDIA
Fadli Zon Dorong Penguatan Seni Budaya Islam Nusantara di Milad ke-45 BKMT
budaya

Fadli Zon Dorong Penguatan Seni Budaya Islam Nusantara di Milad ke-45 BKMT

28 Sep 2026 • 11:10 WIB · Redaktur Desk Budaya

Jakarta, 28 September 2026 – Pada peringatan Milad ke-45 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), dua tokoh menonjol menyampaikan agenda strategis: Fadli Zon menekankan pentingnya penguatan seni budaya Islam Nusantara, sementara aktivis Syifa Fauzia mengajak perempuan Bangkit dan berdaya. Acara yang berlangsung pada 27‑28 September 2026 ini diliput oleh Republika News dan Google News Seni & Kebudayaan, menyoroti harapan BKMT memperluas perannya di tengah masyarakat.

Usia BKMT45 tahun
Tanggal Pendirian1 Januari 1981
Tanggal Milad ke-4528 September 2026
Redaksi BertugasRedaktur Desk Budaya

Berdasarkan laporan Republika News, peringatan ke-45 BKMT menampilkan pidato Syifa Fauzia yang menyoroti peran perempuan dalam gerakan keagamaan. Ia menekankan bahwa BKMT, yang didirikan Prof. Tutty Alawiyah pada 1 Januari 1981, kini telah berkembang menjadi jaringan keumatan yang menjangkau seluruh Indonesia. Fauzia mengajak perempuan untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial‑keagamaan, menegaskan bahwa pemberdayaan gender merupakan bagian integral dari visi BKMT. Sementara itu, liputan Google News Seni & Kebudayaan (sumber Langit7.id) menitikberatkan pada kehadiran Fadli Zon yang menegaskan pentingnya seni sebagai sarana memperkuat identitas Islam Nusantara. Dalam pidatonya, Zon mengajak BKMT untuk menjadi katalisator pelestarian seni tradisional, musik, dan tarian yang mencerminkan nilai‑nilai Islam yang inklusif. Ia berharap organisasi tersebut dapat memperluas peranannya tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dalam memajukan kebudayaan yang bersinergi dengan masyarakat luas.

Dampak bagi pembaca

Dorongan Fadli Zon terhadap seni budaya Islam Nusantara berpotensi meningkatkan kolaborasi antara lembaga keagamaan dan seniman, membuka peluang pendanaan publik‑swasta untuk program kebudayaan. Sementara ajakan Syifa Fauzia memperkuat agenda gender dapat mendorong partisipasi perempuan dalam kegiatan BKMT, memperluas basis relawan dan meningkatkan dampak sosial. Kedua agenda tersebut, bila terintegrasi, dapat memperkuat posisi BKMT sebagai gerakan keumatan yang relevan dengan dinamika sosial‑kultural Indonesia.

Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Republika News, Google News Seni & Kebudayaan)