GeeGitMEDIA
Riset Terbaru UGM dan BRIN Ungkap Isolasi Selulosa Ampas Sagu
sains

Riset Terbaru UGM dan BRIN Ungkap Isolasi Selulosa Ampas Sagu

05 Sep 2026 • 19:45 WIB · Google Gemini (gemini-flash-lite-latest)

Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru saja mempublikasikan riset ilmiah di bidang sains terapan bertajuk "Cellulose isolation of sago hampas", yang kini dapat diakses secara terbuka melalui platform OpenAlex dengan tautan DOI 10.17632/6kvx7ms7tg.

Bidang KeilmuanSains Terapan
Status AksesOpen Access
Belanja Riset Indonesia0.28% PDB
Redaksi AIGoogle Gemini (gemini-flash-lite-latest)

Publikasi ilmiah ini menyoroti pengembangan metode isolasi selulosa dari limbah ampas sagu, yang menjadi langkah penting dalam pemanfaatan biomassa lokal. Status akses riset ini dikategorikan sebagai Open Access, memungkinkan para akademisi, industri, dan masyarakat luas untuk mempelajari serta memanfaatkan temuan tersebut secara bebas guna mendukung inovasi material berbasis bio di Indonesia. Namun, perkembangan riset ini berjalan di tengah tantangan pendanaan riset nasional. Berdasarkan data Bank Dunia (World Bank), alokasi belanja riset dan pengembangan (R&D) Indonesia saat ini baru mencakup 0.28% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini menunjukkan bahwa para periset nasional terus berupaya menghasilkan karya ilmiah berkualitas tinggi meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran belanja R&D.

Dampak bagi pembaca

Publikasi kolaboratif antara UGM dan BRIN ini membuka peluang hilirisasi industri bagi pemanfaatan limbah ampas sagu di sektor sains terapan. Bagi komunitas ilmiah, keterbukaan akses dokumen riset ini mempercepat transfer pengetahuan. Kendati demikian, kecilnya porsi belanja R&D Indonesia sebesar 0.28% PDB menuntut adanya peningkatan efisiensi anggaran serta dukungan sinergi lintas sektor agar produktivitas riset nasional dapat terus berkelanjutan.

Buka sumber asal: OpenAlex Open Science & World Bank