Ambisi Indonesia Salip AS Jadi Produsen Panas Bumi Terbesar Lewat Ekspansi PGE
Indonesia semakin mantap menatap posisi puncak sebagai produsen listrik panas bumi terbesar di dunia, didorong oleh akselerasi kinerja dan ekspansi agresif yang dilakukan oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) hingga akhir 2026.
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Detik Finance pada Rabu, 4 November 2026, 19.00 WIB, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatatkan kinerja positif dengan torehan produksi listrik panas bumi mencapai 4.113 gigawatt hour (GWh) hingga September 2026. Angka ini merefleksikan produktivitas ladang-ladang panas bumi nasional yang terus digenjot untuk memenuhi kebutuhan energi bersih di tanah air. Sementara itu, liputan terpisah dari Kontan Industri & Pangan pada Rabu, 4 November 2026, 17.51 WIB, menyoroti strategi bisnis lanjutan perusahaan. PGE (PGEO) secara aktif memacu ekspansi sektor panas bumi dengan membidik target kapasitas terpasang sebesar 1 GW pada tahun 2028 mendatang. Langkah strategis ini dirancang untuk memperkuat fondasi transisi energi Indonesia sekaligus membuka peluang besar untuk melampaui kapasitas Amerika Serikat di kancah global.
Dampak bagi pembaca
Peningkatan produksi dan target ekspansi kapasitas panas bumi ini membawa implikasi positif yang luas bagi sektor energi nasional dan industri hijau. Keberhasilan mencapai target kapasitas 1 GW pada 2028 akan memperkokoh ketahanan energi nasional, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta menarik minat investasi global pada bauran energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.
Buka sumber asal: Kompilasi 2 Media (Detik Finance, Kontan Industri & Pangan)