GeeGitMEDIA
Forbidden Solitaire Buktikan Tema Horor Angkat Mekanik Kartu Lama
games

Forbidden Solitaire Buktikan Tema Horor Angkat Mekanik Kartu Lama

31 Okt 2026 • 19:10 WIB · Redaktur Desk Games

Pada Sabtu, 31 Oktober 2026, game kartu indie berjudul Forbidden Solitaire dirilis secara global pada pukul 19.00 WIB. Dikembangkan oleh studio kecil yang belum disebutkan namanya, permainan ini mengusung tema horor yang kuat untuk menghidupkan kembali mekanik kartu yang sudah berusia lebih dari satu dekade. Menurut ulasan Rock Paper Shotgun Indie & PC, keselarasan tema, narasi, dan tampilan menjadi kunci mengatasi disonansi yang sering muncul pada game dengan mekanik usang. Rilis ini muncul bersamaan dengan dua laporan lain tentang tantangan industri indie: Chronicles: Medieval yang terancam tutup karena dana terhenti (IGN Gaming News) dan Romero Games yang kini hanya menyisakan 16 pengembang dari 110 semula (PC Gamer Global).

Jumlah pengembang Romero Games sebelum restrukturisasi110 orang
Jumlah pengembang Romero Games setelah restrukturisasi16 orang
Redaksi BertugasRedaktur Desk Games

Rock Paper Shotgun Indie & PC menyoroti bahwa Forbidden Solitaire berhasil menaklukkan "dissonance" antara mekanik lama dan tema horor yang menegangkan, mengibaratkannya seperti "tag team of oiled snakes" yang menantang pemain untuk merasakan ketidaknyamanan yang disengaja. Penulis mengakui bahwa meski mekaniknya sudah usang, koherensi visual dan naratif menjadikan pengalaman bermain terasa segar. Sementara itu, IGN Gaming News melaporkan bahwa studio Raw Power Games, pengembang Chronicles: Medieval, mengumumkan risiko penutupan sebelum peluncuran versi Early Access karena pendanaan yang "tidak lagi tersedia". Hal ini menegaskan bahwa meski tema kuat dapat meningkatkan nilai sebuah game, keberlangsungan proyek tetap bergantung pada dukungan finansial yang stabil. PC Gamer Global menambahkan konteks industri dengan mengabarkan bahwa Romero Games, yang sebelumnya memiliki tim 110 orang, kini hanya tersisa 16 pengembang setelah kehilangan penerbit Xbox. Pengembang mengaku harus merancang ulang game agar memanfaatkan aset yang ada, menyoroti tekanan ekonomi yang dihadapi studio indie di tengah persaingan pasar.

Dampak bagi pembaca

Kombinasi laporan ini menggambarkan dinamika industri game indie: tema yang kuat seperti pada Forbidden Solitaire dapat meningkatkan daya tarik produk, namun tanpa pendanaan yang memadai proyek seperti Chronicles: Medieval berisiko gagal. Pengurangan tim di Romero Games menunjukkan konsekuensi nyata dari kehilangan dukungan penerbit. Bagi pemain, keberhasilan Forbidden Solitaire memberi harapan akan lebih banyak judul inovatif, sementara pengembang harus menyeimbangkan kreativitas dengan strategi keuangan, termasuk mencari dana alternatif, crowdfunding, atau kolaborasi lintas studio untuk mengurangi risiko penutupan.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Rock Paper Shotgun Indie & PC, IGN Gaming News, PC Gamer Global)