GeeGitMEDIA
Harga HP di Indonesia Melonjak hingga 45 Persen Akibat Kelangkaan Cip Global
ekonomi

Harga HP di Indonesia Melonjak hingga 45 Persen Akibat Kelangkaan Cip Global

06 Sep 2026 • 15:06 WIB · Redaktur Desk Ekonomi

Berdasarkan laporan riset Katadata Riset & Ekonomi yang dirilis pada Minggu, 6 September 2026, pasar gawai di Indonesia mengalami lonjakan harga yang signifikan berkisar antara 7 hingga 45 persen, yang dipicu oleh krisis kelangkaan komponen cip memori secara global.

Kenaikan Harga HP7% - 45%
Pertumbuhan Ekonomi5,29 Persen
Inflasi Year-on-Year3,19 Persen
Redaksi BertugasRedaktur Desk Ekonomi

Kenaikan harga perangkat telekomunikasi ini menjadi tantangan tersendiri di tengah dinamika makroekonomi nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II-2026 tercatat tumbuh sebesar 5,29 persen (year-on-year), sementara tingkat inflasi year-on-year pada Agustus 2026 berada di level 3,19 persen. Tekanan kenaikan harga pada sektor gawai ini memperlihatkan bagaimana disrupsi rantai pasok global dapat berdampak langsung pada pasar domestik di tengah kondisi inflasi yang terkendali. Menghadapi situasi ini, para pengamat dan riset media merekomendasikan agar konsumen dapat lebih bijak dalam menentukan pilihan pembelian, khususnya dengan mengutamakan ponsel yang menawarkan durabilitas tinggi, daya tahan optimal, serta performa jangka panjang.

Dampak bagi pembaca

Lonjakan harga hingga 45 persen menuntut konsumen dan industri untuk beradaptasi terhadap pergeseran pola pengeluaran sekunder. Masyarakat disarankan untuk beralih ke strategi konsumsi berkelanjutan dengan memilih perangkat yang awet demi menekan frekuensi penggantian gawai. Langkah mitigasi ini penting untuk menjaga stabilitas finansial rumah tangga di tengah tekanan harga komponen teknologi global.

Buka sumber asal: Katadata Riset & Ekonomi