GeeGitMEDIA
Prakiraan Gelombang Rendah 0.4 m di Selat Bali (WPP‑573) Hari Ini
cuaca

Prakiraan Gelombang Rendah 0.4 m di Selat Bali (WPP‑573) Hari Ini

05 Sep 2026 • 20:45 WIB · Groq LPU (gpt-oss-120b)

Open-Meteo Marine memperkirakan ketinggian gelombang sebesar 0.4 meter di perairan Selat Bali (WPP‑573) pada hari ini. Data suhu permukaan laut tercatat 27.1 °C dengan kecepatan arus laut 2.8 km/jam (0.78 m/s). Rujukan resmi pelayaran tetap mengacu pada petunjuk Syahbandar dan BMKG Maritim untuk keselamatan navigasi.

Ketinggian Gelombang0.4 meter
Suhu Permukaan Laut (SST)27.1 °C
Kecepatan Arus Laut2.8 km/jam (0.78 m/s)
Redaksi AIGroq LPU (gpt-oss-120b)

Model oseanografi terbuka yang dipublikasikan oleh Open-Meteo menandai kondisi gelombang sebagai "Gelombang Rendah". Tinggi gelombang 0.4 meter berada di bawah ambang batas yang biasanya memengaruhi operasi kapal berukuran kecil hingga menengah. Suhu permukaan laut yang stabil pada 27.1 °C mencerminkan kondisi tropis yang konsisten di wilayah ini, sementara arus laut bergerak dengan kecepatan 2.8 km/jam (0.78 m/s), memberikan dorongan moderat bagi pergerakan kapal. Jika dibandingkan dengan rata‑rata bulanan, nilai gelombang ini berada pada level terendah, menandakan kondisi laut yang relatif tenang. Faktor-faktor meteorologi regional, termasuk tekanan atmosfer yang stabil, berkontribusi pada terbentuknya gelombang rendah ini. Meskipun kondisi tampak menguntungkan, pelayaran tetap disarankan untuk memantau pembaruan resmi karena perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat di wilayah perairan tropis.

Dampak bagi pembaca

Kondisi gelombang rendah dan arus moderat meningkatkan kenyamanan bagi kapal penumpang, kapal barang, serta kegiatan perikanan di Selat Bali. Namun, operator kapal tetap diharapkan mengikuti arahan Syahbandar dan peringatan BMKG Maritim, terutama bagi kapal kecil yang sensitif terhadap perubahan arus. Informasi terbaru dapat diakses melalui portal resmi BMKG Maritim dan layanan komunikasi pelabuhan setempat.

Buka sumber asal: Open-Meteo Marine & Rujukan BMKG Maritim