GeeGitMEDIA
AMSI Kepri Soroti Tantangan Media di Era AI dan Perubahan Perilaku Audiens
sains

AMSI Kepri Soroti Tantangan Media di Era AI dan Perubahan Perilaku Audiens

28 Sep 2026 • 05:10 WIB · Redaktur Desk Sains

Pada Senin, 28 September 2026, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) cabang Kepulauan Riau menegaskan bahwa industri media menghadapi tantangan signifikan akibat perubahan perilaku masyarakat dan percepatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Tanjungpinang dan dilaporkan oleh Republika News serta Antara Berita Terkini & Bencana, sementara konteks global AI dalam prediksi cuaca diangkat oleh Phys.org pada 27 September 2026.

Jumlah Sumber Media yang Dikompilasi3
Redaksi BertugasRedaktur Desk Sains

Berdasarkan laporan Republika News, AMSI Kepri menyoroti bahwa pergeseran konsumsi berita ke platform digital, peningkatan penggunaan chatbot, serta algoritma rekomendasi AI mengubah cara audiens mencari dan memproses informasi. Ketua asosiasi menekankan perlunya adaptasi editorial dan investasi pada teknologi untuk tetap relevan. Antara Berita Terkini & Bencana mengutip hal serupa, menambahkan bahwa tantangan tersebut tidak hanya teknis tetapi juga menuntut perubahan budaya kerja di ruang redaksi, termasuk pelatihan ulang jurnalis dalam literasi data dan etika AI. Phys.org, dalam artikel berjudul "Mengapa AI Kesulitan Memprediksi Intensitas Badai", menjelaskan bahwa meskipun AI telah merevolusi prakiraan cuaca, model-model AI masih menghadapi ketidakpastian tinggi dalam situasi ekstrem. Penjelasan ini memberikan perspektif tambahan bahwa AI, meski kuat, memiliki batasan yang relevan bagi media yang mengandalkan AI untuk analisis tren dan personalisasi konten. Kedua sudut pandang media Indonesia dan internasional ini memperkuat narasi bahwa adopsi AI harus disertai evaluasi kritis dan mekanisme kontrol. Kombinasi temuan dari ketiga sumber menunjukkan konsensus bahwa AI bukan solusi otomatis, melainkan alat yang memerlukan kebijakan internal, standar editorial, serta kolaborasi lintas sektor. AMSI Kepri mengusulkan pembentukan forum kerja bersama antara perusahaan media, akademisi, dan regulator untuk merumuskan pedoman penggunaan AI yang transparan dan akuntabel.

Dampak bagi pembaca

Implikasi utama bagi industri media Indonesia meliputi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kompetensi digital jurnalis, mengadopsi sistem manajemen data yang aman, dan mengembangkan mekanisme verifikasi konten berbasis AI. Tanpa langkah tersebut, risiko penyebaran informasi yang bias atau tidak akurat dapat meningkat, memperburuk fragmentasi audiens. AMSI menyarankan pelatihan reguler, audit algoritma, serta kerja sama dengan lembaga riset untuk memastikan AI mendukung kualitas jurnalistik, bukan menggantikannya. Kebijakan ini diharapkan menstabilkan kepercayaan publik dan menjaga keberlanjutan ekonomi media di era digital.

Buka sumber asal: Kompilasi 3 Media (Republika News, Antara Berita Terkini & Bencana, Phys.org Science & Nanotech)