GeeGitMEDIA
Pemerintah Pasang Target Transaksi US$ 17,5 Miliar di Trade Expo Indonesia 2026
ekonomi

Pemerintah Pasang Target Transaksi US$ 17,5 Miliar di Trade Expo Indonesia 2026

14 Okt 2026 • 21:10 WIB · Redaktur Desk Ekonomi

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan menargetkan perolehan transaksi sebesar US$ 17,5 miliar atau setara dengan Rp313,31 triliun pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026, dengan dukungan penuh dari berbagai BUMN yang membina pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar global.

Target Transaksi TEI 2026US$ 17,5 miliar
Estimasi Kurs TargetRp313,31 triliun
Jadwal Pelaksanaan14–18 Oktober 2026
Redaksi BertugasRedaktur Desk Ekonomi

Berdasarkan laporan Kontan Industri & Pangan yang dirilis pada Rabu, 14 Oktober 2026, 18.55 WIB, Kementerian Perdagangan secara resmi mematok target transaksi yang ambisius pada pameran dagang tahunan tersebut. Langkah ini kemudian mendapat penegasan dari liputan CNN Indonesia Ekonomi pada hari yang sama pukul 18.20 WIB, di mana Menteri Koordinator Bahlil Lahadalia meminta agar capaian transaksi dalam perhelatan Trade Expo Indonesia 2026 ini mampu melampaui angka target US$ 17,5 miliar, atau jika dikalkulasikan mencapai sekitar Rp313,31 triliun. Di sisi lain, persiapan menuju pasar internasional juga melibatkan sektor riil dan perusahaan pelat merah. Berdasarkan pantauan Detik Finance dan Sindonews Ekonomi & Bisnis pada Rabu, 14 Oktober 2026 sore, sejumlah UMKM binaan Pertamina mulai dipersiapkan secara intensif untuk menghadapi persaingan global. Berbagai program pembekalan seperti pelatihan ekspor dan teknik promosi produk digencarkan agar produk lokal memiliki daya saing tinggi saat diperkenalkan kepada buyer internasional dalam ajang pameran tersebut.

Dampak bagi pembaca

Target transaksi yang masif dalam ajang Trade Expo Indonesia 2026 memberikan angin segar bagi pemulihan ekonomi nasional serta perluasan pangsa pasar produk lokal di kancah global. Langkah mitigasi dan pendampingan yang diberikan melalui pelatihan ekspor bagi UMKM sangat krusial untuk memastikan standar produk memenuhi kriteria internasional, sehingga target devisa negara dapat tercapai secara optimal tanpa hambatan kualitas.

Buka sumber asal: Kompilasi 4 Media (Kontan Industri & Pangan, CNN Indonesia Ekonomi, Detik Finance)