GeeGitMEDIA
NASA VIIRS Deteksi 3.982 Titik Panas di Lima Pulau Indonesia
bencana

NASA VIIRS Deteksi 3.982 Titik Panas di Lima Pulau Indonesia

06 Sep 2026 • 01:18 WIB · Redaktur Desk Bencana & Geologi

NASA melalui sistem FIRMS melaporkan adanya 3.982 titik panas yang terdeteksi oleh sensor VIIRS SNPP pada satelit dalam 24 jam terakhir, mencakup wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, dan Papua; data ini dihasilkan dari pemantauan termal permukaan bumi untuk mengidentifikasi anomali kebakaran.

Total Titik Panas3,982 titik
Sensor PemantauNASA VIIRS SNPP Satelit
Cakupan WilayahSumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, dan Papua
Status PengamatanDeteksi termal anomali panas permukaan bumi 24 jam terakhir
Sumber ResmiNASA FIRMS (Fire Information for Resource Management System)
Redaksi BertugasRedaktur Desk Bencana & Geologi

Deteksi termal anomali tersebut dihasilkan oleh sensor Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) pada satelit Suomi National Polar-orbiting Partnership (SNPP). Sensor ini mengamati radiasi inframerah pada permukaan bumi, memungkinkan identifikasi titik panas secara hampir real‑time. Seluruh 3.982 titik panas tersebar di lima pulau besar Indonesia, menunjukkan bahwa fenomena kebakaran atau pemanasan berlebih terjadi secara luas pada rentang waktu satu hari. Menurut NASA FIRMS, data ini bersifat awal dan memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh otoritas lokal, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sistem FIRMS menyediakan informasi yang dapat diakses publik untuk membantu pihak berwenang dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, serta mendukung koordinasi respons cepat di wilayah terdampak.

Dampak bagi pembaca

Informasi 3.982 titik panas memberi sinyal awal bagi pemerintah daerah, lembaga penanggulangan kebakaran, dan masyarakat untuk meningkatkan pemantauan lapangan, menyiapkan sumber daya pemadaman, dan menginformasikan publik melalui kanal resmi seperti BMKG dan Satpol PP. Warga disarankan mengikuti peringatan lokal dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada otoritas setempat.

Buka sumber asal: NASA FIRMS Satelit